Thursday, June 20, 2024
spot_img

3.142 Jemaah Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Suci

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 3.142 jemaah jemaah haji Embarkasi Aceh telah tiba berada di Tanah Suci per Kamis (6/6/2024) sore. Mereka tergabung dalam kelompok terbang 1 hingga 8, terdiri dari 1.220 laki-laki dan 1.922 perempuan.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, Kamis (6/6). “Kloter 8 baru terbang ke Tanah Suci, Kamis pagi sekitar pukul 05.11 WIB,” ujarnya.

Sedangkan untuk kloter 9, kata Azhari, baru masuk asrama pada Kamis pagi. Para jemaah ini merupakan gabungan beberapa kabupaten kota, dengan rincian Aceh Tamiang sebanyak 180 jemaah, Langsa 160 jemaah, Bireuen 36 jemaah, Aceh Utara 5 jemaah, Aceh Timur 2 jemaah, dan Pidie 2 jemaah.

“Ada 385 jemaah dan 8 petugas. Kloter penuh juga. Para lansia yang berumur 65 ke atas dalam kloter ini sebanyak 89 orang,” sebutnya.

Untuk kloter 9, kata dia, jemaah termuda bernama Siti Shaura Al Amna yang berusia 18 tahun asal Kota Langsa. Sedangkan jemaah tertua bernama Amanfarisyah Abdul Wahab dengan usia 95 tahun asal Bireuen.

“Kloter 9 terbang ke Tanah Suci pada Jumat subuh. Mudah-mudahan selamat dalam perjalanan dan diberikan kesehatan dalam beribadah serta kembali ke Aceh dalam keadaan sehat, baik jemaah dan para petugasnya,” ujarnya.

Hingga kini, kata Azhari, baru satu jemaah haji Aceh yang meninggal di Tanah Suci. Almarhumah bernama Ruhamah binti Hasan Amin (84 tahun). Jemaah calon haji asal Kota Sabang ini meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Makkah, pada Rabu, 5 Juni 2024, pukul 20.55 Waktu Arab Saudi.

Menurut sertifikat kematian (CoD) yang dikeluarkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Ruhamah didiagnosa mengalami syok kardiogenik (Cardiogenic Shock), Acute Coronary Syndrome, Chronic Heart Failure, Cardiomegaly dan Senility.

Azhari menyampaikan bahwa pihak maktab sudah melakukan proses fardu kifayah dan pengurusan jenazah.

Pemerintah Indonesia, kata Azhari, memfasilitasi badal haji bagi jemaah yang berhak. Seperti, jemaah haji yang meninggal dunia sebelum puncak haji dan mereka yang dirawat karena sakit.[]

Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU