Monday, April 6, 2020

10 Negara Berbahaya bagi Blogger: CPJ

Must Read

Mantan Anggota DPRK Pidie Dicambuk

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Mantan anggota DPRK Pidie yang terbukti melakukan pelanggaran syariat Islam bersama seorang perempuan dihadirkan ke...

Ali Hasjmy Layak Jadi Pahlawan Nasional

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pembantu Rektor IV IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Syahrizal Abbas menyebutkan, sosok ulama dan budayawan...

WH Gerebek Tempat Karaoke

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Petugas Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh menggerebek sebuah cafe yang menyediakan fasilitas ruang karaoke...

Aceh Tuntut Jalin Hubungan Internasional

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keleluasaan kepada Aceh untuk...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

NEW YORK, ACEHKITA.COM – Komite Perlindungan Jurnalis (Committee to Protect Journalist), lembaga yang berbasis di New York, Amerika Serikat, mempublikasikan 10 negara yang dinilai berbahaya bagi para blogger. Burma merupakan negara yang paling horor bagi blogger.

Burma berada di peringkat pertama, disusul Iran. Pasalnya, negara yang dikuasai Junta Militer itu menerapkan aturan ketat pada akses Internet dan memenjarakan orang untuk beberapa tahun gara-gara memposting materi yang mengritik kebijakan Junta.

Junta Militer Burma tahun lalu menjatuhkan hukuman 59 tahun penjara terhadap blogger Maung Thura. Blogger yang terkenal dengan nama Zarganar ini dihukum gara-gara menayangkan video badai Nargis di blognya. Sementara Iran, menjebloskan Omidreza Mirsayafi ke dalam penjara karena menghina tokoh agama di Iran. Dia meninggal di Penjara Evin pada Maret, namun tak ada penjelasan memadai terkait kematiannya.

Pemeringkatan 10 negara berbahaya bagi blogger itu dilansir CPJ dalam laporan terbarunya yang berjudul “10 Worst Countries to be a Blogger”. Tak hanya menempatkan Burma di peringkat atas, CPJ juga menemukan beberapa negara lain di Asia dan Timur Tengah yang memperketat aturan akses Internet.

“Blogger berada di barisan terdepan revolusi informasi dan jumlah mereka meningkat tajam,” kata Direktur Eksekutif CPJ Joel Simon dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi acehkita.com, Kamis (30/4).

Perkembangan pesat dunia blog mendapat reaksi cepat dari pemerintah. “Mereka cepat mempelajari bagaimana menghadapi para blogger dengan teknik penyensoran dan penyaringan (akses) Internet, pembatasan akses online, dan mengumpulkan data personal (blogger). Ketika yang lain gagal, pihak berwenang dengan mudah memenjarakan beberapa blogger untuk mengintimidasi komunitas dunia maya lain agar diam dan melakukan self-censorship,” ujar Simon.

Kesepuluh negara berbahaya bagi blogger yaitu Burma, Iran, Syiria, Kuba, Saudi Arabia, Vietnam, Tunisia, China, Turkmenistan, dan Mesir.

“Negara yang masuk dalam daftar ini mencoba menghambat revolusi informasi, dan, sekarang, mereka sukses,” ujar Simon. “Kebebasan ekspresi berkelompok, pemerintah yang peduli, komunitas maya, dan perusahaan teknologi perlu bersama-sama untuk mempertahankan hak para blogger di seluruh dunia.” []

5 COMMENTS

  1. Untung saya. . Tinggal di negarà yang bér ideologi pancasila. .kalau tidak. .saya tidak bisa memblok suka hati. .n tidak bisa. .memberikan aspirasi saya. .kepada pemimpin2,krn takut di tangkap.. Bgi saya indonesia negara kelahiran qu n negara hidup mati ku,tp sayang pancasila sekarang sudah di nodai oleh para2 koruptor. . Alias tikus kantor…
    By.ZUL.
    Mahasiswa politik
    lhokseumawe city.

  2. saya bersyukur hidup di indonesia karena kita di negara yang sejuk dan orang orangnya pada ramah ramah salam kenal dari saya opiksajadeh.blogspot.com
    kalo boleh tukeran link..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This