Sunday, February 23, 2020

10 Negara Berbahaya bagi Blogger: CPJ

Must Read

Angin Kencang, Tiang Listrik di Lhoong Tumbang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Angin kencang yang melanda Lhoong, Aceh Besar, menyebabkan robohnya tiang listrik di kilometer 30,...

Berpakaian Ketat, Puluhan Wanita Terjebak Razia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan wanita berpakaian ketat terjebak razia busana islami yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja...

FOTO | Aksi Rabuan

Mahasiswa melakukan aksi diam dengan menggelar foto korban penghilangan paksa saat konflik Aceh di depan halaman Gedung Dewan Perwakilan...

Dua Partai Didiskualifikasi

BANDA ACEH, acehkita.com. Dua partai politik di Kota Banda Aceh didiskualifikasi dari peserta pemilu legislatif, 9 April mendatang, ...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

NEW YORK, ACEHKITA.COM – Komite Perlindungan Jurnalis (Committee to Protect Journalist), lembaga yang berbasis di New York, Amerika Serikat, mempublikasikan 10 negara yang dinilai berbahaya bagi para blogger. Burma merupakan negara yang paling horor bagi blogger.

Burma berada di peringkat pertama, disusul Iran. Pasalnya, negara yang dikuasai Junta Militer itu menerapkan aturan ketat pada akses Internet dan memenjarakan orang untuk beberapa tahun gara-gara memposting materi yang mengritik kebijakan Junta.

Junta Militer Burma tahun lalu menjatuhkan hukuman 59 tahun penjara terhadap blogger Maung Thura. Blogger yang terkenal dengan nama Zarganar ini dihukum gara-gara menayangkan video badai Nargis di blognya. Sementara Iran, menjebloskan Omidreza Mirsayafi ke dalam penjara karena menghina tokoh agama di Iran. Dia meninggal di Penjara Evin pada Maret, namun tak ada penjelasan memadai terkait kematiannya.

Pemeringkatan 10 negara berbahaya bagi blogger itu dilansir CPJ dalam laporan terbarunya yang berjudul “10 Worst Countries to be a Blogger”. Tak hanya menempatkan Burma di peringkat atas, CPJ juga menemukan beberapa negara lain di Asia dan Timur Tengah yang memperketat aturan akses Internet.

“Blogger berada di barisan terdepan revolusi informasi dan jumlah mereka meningkat tajam,” kata Direktur Eksekutif CPJ Joel Simon dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi acehkita.com, Kamis (30/4).

Perkembangan pesat dunia blog mendapat reaksi cepat dari pemerintah. “Mereka cepat mempelajari bagaimana menghadapi para blogger dengan teknik penyensoran dan penyaringan (akses) Internet, pembatasan akses online, dan mengumpulkan data personal (blogger). Ketika yang lain gagal, pihak berwenang dengan mudah memenjarakan beberapa blogger untuk mengintimidasi komunitas dunia maya lain agar diam dan melakukan self-censorship,” ujar Simon.

Kesepuluh negara berbahaya bagi blogger yaitu Burma, Iran, Syiria, Kuba, Saudi Arabia, Vietnam, Tunisia, China, Turkmenistan, dan Mesir.

“Negara yang masuk dalam daftar ini mencoba menghambat revolusi informasi, dan, sekarang, mereka sukses,” ujar Simon. “Kebebasan ekspresi berkelompok, pemerintah yang peduli, komunitas maya, dan perusahaan teknologi perlu bersama-sama untuk mempertahankan hak para blogger di seluruh dunia.” []

5 COMMENTS

  1. Untung saya. . Tinggal di negarà yang bér ideologi pancasila. .kalau tidak. .saya tidak bisa memblok suka hati. .n tidak bisa. .memberikan aspirasi saya. .kepada pemimpin2,krn takut di tangkap.. Bgi saya indonesia negara kelahiran qu n negara hidup mati ku,tp sayang pancasila sekarang sudah di nodai oleh para2 koruptor. . Alias tikus kantor…
    By.ZUL.
    Mahasiswa politik
    lhokseumawe city.

  2. saya bersyukur hidup di indonesia karena kita di negara yang sejuk dan orang orangnya pada ramah ramah salam kenal dari saya opiksajadeh.blogspot.com
    kalo boleh tukeran link..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This