ACEH BARU | ACEHKITA.COM — Sejumlah bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka di Aceh Timur menyatakan niatnya untuk bergabung dengan kelompok radikal Daulah Islamiyah atau Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Keinginan itu karena tergiur uang.

Hal itu disampaikan bekas Wakil Panglima Sage Awe Duek Binje Fakhruddin di sebuah kawasan yang dirahasiakan di Aceh Timur, Senin (6/7/2015). Fakhruddin meminta dirinya dipanggil sebagai Din Robot.

Seperti dilansir acehbaru.com (jaringan sindikasi acehkita.com –red.), keinginan bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka bergabung dengan ISIS dilatarbelakangi masalah ekonomi yang menghimpit mereka.

Din Robot menyebutkan, bekas kombatan GAM hidup dalam kemelaratan dan tidak memiliki penghasilan.

“Kami yang punya keahlian memegang senjata, dengan alasan menghidupkan keluarga dan membuat onar di sini, maka kami (sebagian eks kombatan GAM), siap bergabung dengan tentara ISIS di Suria,” ujar Din Robot kepada wartawan.

Ia meminta Tim Pengacara Muslim (TPM) untuk mengurus administrasi dan persiapan mereka bergabung dengan ISIS.

Ketua TPM di Aceh, Syafaruddin, berjanji akan mengurus kebutuhan kelompok Din Robot.

ISIS menjadi kelompok bersenjata paling ditakuti di kawasan Timur Tengah. Kelompok teroris ini dikenal dengan kegemarannya mengobrak-abrik sistem pertahanan militer di Irak, Suriah, dan sejumlah negara Padang Pasir. Mereka juga acap memancung kelompok berseberangan, pelanggar ketentuan agama, dan menjadikan wanita sebagai budak seks. Sejumlah wartawan asing dari Amerika Serikat dan Jepang ikut menjadi korban eksekusi ISIS. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.