Monday, November 28, 2022
spot_img

Webinar Harganas 2020 di Aceh: Jaga Keluarga dari COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) dan BKKBN Aceh menyelenggarakan webinar Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020 dengan Tema “Keluarga Sehat dan Keren, di Era New Normal”. Webinar berlangsung pada Sabtu (4/7/2020).

Sejumlah narasumber dihadirkan seperti Dr. M Yani, M.Kes (Deputi Bidang KSPK BKKBN), Dr. Dyah Erti Idawati (Wakil Ketua PKK Aceh), Drs. Sahidal Kastri, M.Pd (Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Aceh), dr. Media Yulizar, MPH (Pengurus Harian Daerah PKBI Aceh) dan Dr. Isti Ilmiati Fujiati (Ketua KIKKI). Webinar dipandu Agus Agandi (PKBI Aceh). Harganas diperingati dengan tujuan untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, M Yani, mengatakan bahwa kondisi keluarga di Indonesia saat ini mengalami beberapa persoalan yang harus menjadi perhatian serius, seperti angka kematian bayi (AKB) 24 kematian dari 1.000 kelahiran hidup, 1 dari 3 balita mengalami stunting, dan 5,1% remaja pernah mengkonsumsi narkotika.

Sementara, Dyah Erti Idawati, mengatakan bahwa peringatan Harganas tahun ini dirasakan sangat berbeda dan menjadi tahun terberat karena terjadinya pandemi COVID-19. “Tentu kondisi wabah ini mengubah interaksi keluarga baik di dalam keluarga itu sendiri, maupun interaksi di luar rumah,” katanya.

Menurutnya, banyak dampak yang dirasakan keluarga seperti dampak ekonomi, dampak psikososial, dampak sosial, dan dampak lainnya yang tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Dalam kondisi seperti ini, penting untuk menguatkan lagi fungsi keluarga, yaitu; fungsi agama, fungsi sosial budaya, cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi pendidikan, fungsi kesehatan reproduksi, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan.

Dia mengingatkan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19, karena Aceh sudah memiliki kasus transmisi lokal. Begitu juga dengan pendidikan publik yang dimulai dari tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat yang berpengaruh dan aparatur gampong yang memiliki peran penting di tingkat gampong untuk terus menyerukan, mengajak masyarakat mengikuti protokol kesehatan. “Sebagai bagian ikhtiar dalam melindungi diri dan keluarga dengan menggunakan masker jika ke luar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin,” katanya.

Ketua Kolegium Ilmu Kedokteran Keluarga Indonesia (KIKKI) Dr Isti Ilmiati Fujiati, mengatakan bahwa kesehatan keluarga di masa pandemic dan new normal seperti saat ini harus tetap diperhatikan. “Jika ada anggota keluarga yang mengalami sakit, maka proses penyembuhan juga sangat dipengaruhi oleh fungsi keluarga,” sebutnya.

Terkait capaian Harganas Aceh tahun ini, Sahidal Kastri mengatakan BKKBN Aceh berhasil meraih persentase tertinggi capaian akseptor tingkat nasional yaitu sebanyak 13.502 akseptor atau 417 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 3.238 akseptor. []

Foto: PKBI Aceh

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,638FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU