Saturday, April 4, 2020

Warga Banda Aceh Dilarang Rayakan Valentine’s Day

Must Read

Ini Jemaah Haji Aceh Berangkat Tahun Ini

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh telah mengeluarkan nama-nama calon jemaah haji yang akan...

FOTO | Angkut Kayu Bakar

Warga mengangkut kayu bakar yang dipungut dari hutan di Desa Alue Gro Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya, Kamis (30/5). Menurut...

Bayi Penderita HIV Meninggal di RSUZA

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Seorang bayi penderita HIV yang masih berusia empat tahun meninggal dunia di Rumah Sakit Zainal...

FOTO | Pertemuan Lintas Partai

Petinggi Gerakan Aceh Merdeka Malik Mahmud (dua dari kiri) dan kandidat gubernur dari Partai Aceh Zaini Abdullah (kanan) berjabat...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengeluarkan imbauan larangan bagi warganya untuk tidak merayakan valentine’s day pada 14 Februari. Larangan itu dituangkan dalam surat resmi yang ditandatanganinya pada 10 Februari 2020.

Pada poin pertama dalam surat itu, Wali Kota meminta kalangan generasi muda, mahasiswa, siswa dan seluruh masyarakat muslim Kota Banda Aceh agar tidak merayakan valentine’s day dalam bentuk apapun, karena bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh.

Berikutnya pada poin kedua, Aminullah meminta kepada pelaku usaha perhotelan/penginapan, kafe, tempat hiburan dan tempat-tempat lainnya dalam lingkup Kota Banda Aceh untuk tidak memfasilitasi kegiatan valentine’s day tersebut.

Dalam surat itu, Aminullah menyebut bahwa larangan tersebut disampaikan untuk dimaklumi dan diindahkan sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam pelaksanaan dan penagakan syariat Islam secara kaffah di Kota Banda Aceh.

“Demikian untuk menjadi pedoman bagi semua pihak dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk perayaan valentine’s day pada tanggal 14 Februari 2020 di Kota Banda Aceh,” tulisnya di bagian akhir surat tersebut.

Aminullah menambahkan, surat larangan itu dikeluarkan dalam rangka menjaga kesucian akidah dan penguatan pengamalan syariat Islam.

Kepala Satpol PP/WH Kota Banda Aceh, M Hidayat, imbauan larangan tersebut sebagai bentuk mengingatkan kembali masyarakat untuk tidak merayakan valentine’s day. Karena larangan tersebut subah menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

“Ini memang sudah menjadi agenda rutin kita. Tetap kita lakukan pengawasan, karena ini kegiatan rutin bukan hanya karena adanya larangan ini saja,” ujar Hidayat.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali juga telah mengeluarkan larangan serupa melalui surat imbauan bernomor 451/459/2020. Ia juga melarang warganya untuk merayakan Hari Velentine di wilayah Kabupaten Aceh Besar.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This