Wednesday, December 11, 2019

Video: Aksi Pianis Wouter Bergenhuizen di Museum Aceh

Must Read

FOTO | Aksi Drumer Cilik

Pasha, berumur lima tahun menggebuk drum dalam aksinya di Taman Budaya Banda Aceh, Sabtu (24/11) malam. Selain Pasha, sejumlah...

Perempuan dan Perdamaian di TV Eng Ong

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- TV Eng Ong hadir di tengah masyarakat desa di Aceh selama enam hari terhitung...

Dewan dan Mahasiswa Nyaris Bentrok

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM. Acara pelantikan pemimpin Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2009-2014, diwarnai aksi unjukrasa puluhan mahasiswa,...

PA dan Demokrat Kuasai Peunayong

BANDA ACEH, acehkita.com.Partai Aceh dan Partai Demokrat saling kejar-kejaran dalam perolehan suara di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kelurahan...

Pianis Wouter Bergenhuizen asal Belanda melakukan pertunjukan piano di aula Museum Aceh, Banda Aceh, Jumat sore (17/5). Ia menghibur warga Aceh sembari menunggu tibanya waktu berbuka puasa dengan aksi solonya menyuguhkan nuansa musik klasik.

Dalam pertunjukannya di Aceh, Wouter memainkan repertoar Sonata No.31 dalam A Mayor Op.110 (Ludwig van Beethoven), Holberg Suite Op.40 (Edvard Hagerup Grieg), dan Images-premier livre (Claude Debussy).

Tampil di Aceh memperkenalkan musik klasik satu dari tiga rangkaian pertunjukan piano dalam lawatannya ke Indonesia difasilitasi oleh Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis di Jakarta. Sebelum tampil di Aceh, pianis berusia 31 tahun ini sudah tampil di Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis, Jakarta (11/5) dan Gereja Wesley Methodist, Medan (13/5).

Pada 2017, Wouter Bergenhuizen menjadi satu-satunya kontestan pianis Belanda yang mencapai semifinal The International Franz Liszt Piano Competition di Utrecht. Kompetisi itu diikuti oleh pianis dari seluruh dunia.

Mau lihat aksinya saat tampil di Museum Aceh, tonton video kami di bawah ini.


[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This