Wednesday, December 11, 2019

Video: Aksi Demo Ribuan Mahasiswa Aceh di Kantor DPRA

Must Read

Peringati Earth Hour 2019, Masyarakat Diajak Peduli Sampah dan Satwa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama sejumlah komunitas pecinta lingkungan memperingati Earth Hour...

Banda Aceh Catat Deflasi Terendah di Indonesia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Banda Aceh mengalami deflasi sebesar 0,07 persen pada Mei 2010 dan tercatat sebagai...

Cegah Konflik Gajah, Pemerintah Bangun CRU Baru di Pidie

KEUMALA | ACEHKITA.COM - Mengatasi konflik gajah liar dan warga di Kabupaten Pidie, pemerintah rencana akan membangun sebuah Conservation...

Polisi Razia Kendaraan di Lintas Medan-Aceh

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM – Puluhan kendaraan terjaring razia personel polisi gabungan dan Polisi Militer dalam Operasi  Zebra Rencong 2015 di jalan...

Ribuan mahasiswa dari pelbagai perguruan tinggi di Banda Aceh berdemonstrasi dan memadati halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh, Kamis (26/9). Dalam aksinya, mereka menyuarakan penolakan sejumlah Rancangan Undang-Undang yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Di halaman kantor DPRA, massa berorasi secara bergantian. Beberapa mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal di antara kerumunan massa. Aksi teatrikal ini diiringi tabuhan rapai.

Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu aparat kepolisian berdiri membentengi mahasiswa di teras Kantor DPRA.

Dalam aksi #SimpangLimaMemanggil yang turut diramaikan sejumlah siswa STM, massa menyampaikan empat tuntutan. Pertama, meminta pemerintah (Presiden) untuk mengeluarkan PERPPU pembatalan UU KPK serta menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Kedua, meminta DPR RI membatalkan RUU KUHP yang bermasalah, di antaranya Pasal 218, 220, 241 dan 340.

Ketiga, meminta kepada DPR RI mengindahkan aspek transparansi, aspirasi dan partisipasi publik dalam proses pembahasan RUU.

Keempat, menuntut negara mengusut dan mengadili oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This