Update COVID-19 di Aceh: Total Kasus Capai 3.890, 1.857 Sudah Sembuh, 145 Meninggal

3 Mahasiswa Malaysia yang Pulang dari Aceh Dinyatakan Positif COVID-19
Petugas medis yang menangani pasien COVID-19 di Aceh. (Foto: Ucok Parta/acehkita)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kasus positif (terkonfirmasi) COVID-19 di Aceh masih terus terus bertambah. Hari ini, Kamis (24/9), kasus baru bertambah sebanyak 56 orang.

Dengan penambahan 56 kasus baru tersebut, total kasus COVID-19 di Aceh saat ini telah mencapai angka 3.890 orang.

Sementara itu, hari ini tidak ada penambahan pasien yang sembuh dan juga meninggal dunia. Pasien sembuh masih berjumlah 1.857 dan jumlah kasus kematian akibat virus corona di Aceh telah mencapai 145 orang. Kedua data tersebut sama seperti jumlah yang dilaporkan hari sebelumnya.

Melansir data terbaru yang dirilis di situs resmi Dinas Kesehatan Aceh pada Kamis (24/9) pukul 17.55 WIB, penambahan 56 kasus positif (terkonfirmasi) COVID-19 pada hari ini meliputi warga Aceh Besar 7 orang, Gayo Lues 2, Aceh Jaya 1, Pidie Jaya 8, Banda Aceh 36, Sabang 1, dan 1 kasus lainnya warga luar daerah Aceh.

Hingga saat ini, secara akumulasi jumlah kasus positif (terkonfirmasi) COVID-19 di Aceh sudah mencapai 3.890 orang. Rinciannya: 1.888 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau di tempat isolasi, 1.857 orang dinyatakan sembuh, dan 145 orang meninggal dunia.

Berikut update data Covid-19 di Aceh per Kamis (24/9) yang dirilis di situs resmi Dinas Kesehatan Aceh.

Update COVID-19 di Aceh: Total Kasus Capai 3.890, 1.857 Sudah Sembuh, 145 Meninggal

Sebagian Besar Pasien COVID-19 Meninggal Karena Komorbid

Wakil Direktur RSUDZA Banda Aceh, Endang Mutiawati, menyampaikan bahwa sebagian besar kasus kematian COVID-19 di Aceh disebabkan karena adanya penyakit penyerta (komorbid).

“Sebagian besar pasien COVID-19 Aceh yang meninggal dunia itu disebabkan ada penyakit lainnya. Nah, virus corona ini bisa memperparah penyakit yang dialami pasien sebelumnya,” katanya di Banda Aceh, Kamis (24/9).

Sesuai data sampai Selasa (22/9), tercatat 91 pasien COVID-19 di Aceh yang meninggal karena komorbid. Sementara hanya 51 orang yang meninggal karena murni terjangkit virus corona. Data terbaru, tercatat 145 orang meninggal di Aceh bersebab COVID-19. Ada 3 pasien yang belum diketahui pasti apakah mempunyai riwayat penyakit lain atau tidak.

Wakil Direktur RSUDZA Banda Aceh, Endang Mutiawati. (Foto: Dok. Humas Setda Aceh)

Komorbiditas dan komorbid artinya penyakit penyerta, sebuah istilah dalam dunia kedokteran yang menggambarkan kondisi bahwa ada penyakit lain yang dialami selain dari penyakit utamanya. Kata Endang, beberapa penyakit penyerta yang acap menyebabkan kematian pada pasien COVID-19, antara lain diabetes, hipertensi dan gagal ginjal.

“Penyakit penyerta memperburuk perjalanan klinis COVID-19, apalagi jika faktor komorbid itu tidak terkontrol dengan baik,” kata Endang. []

Pasien Corona Meninggal di Aceh Umumnya karena Komorbid

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.