Update COVID-19 Aceh 31 Desember: 8.746 Positif, 7.551 Sembuh, 350 Meninggal

3 Mahasiswa Malaysia yang Pulang dari Aceh Dinyatakan Positif COVID-19
Petugas medis yang menangani pasien COVID-19 di Aceh, Maret 2020. (Foto: Ucok Parta/acehkita)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG, menyampaikan Satgas COVID-19 terus menyinkronkan data melalui rekonsiliasi, mencocokkan catatan pusat dan daerah untuk menjadi alat navigasi yang valid.

Hasil rekonsiliasi itu, kata SAG, Aceh mencatat kembali enam kasus meninggal, sehingga kasus meninggal akumulatif menjadi 350 orang. “Enam kasus meninggal akibat COVID-19 itu bukan kasus baru, melainkan kasus lama yang belum tercatat dalam new all record maka dicatat kembali,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/12) malam.

SAG menjelaskan, enam kasus meninggal yang bertambah pada data dashboard COVID-19 Aceh hari ini, yakni dua warga Kota Banda Aceh, masing-masing berinisila MS dan UA. MS (63), perempuan meninggal dunia pada 29 Agustus 2020. Sedangkan UA (66), laki-laki meninggal dunia 4 November 2020.

Kemudian warga Kabupaten Aceh Tamiang berinisial AS (48), laki-laki, meninggal dunia pada 14 Oktober 2020. Berikutnya warga Pidie berinisial Muk (44), laki-laki yang meninggal dunia pada 18 November 2020.

“Selanjutnya, dua warga Aceh Utara masing-masing berinisial SB dan Nas. SB, laki-laki, umur 71 tahun, dan Nas, laki-laki, umur 37 tahun. Kedua warga Aceh Utara itu meninggal pada 17 November 2020,” sebut SAG.

Hari Ini Kasus Baru 4, Pasien Sembuh Bertambah 14

Selanjutnya, SAG melaporkan, jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah mencapai 8.746 orang, terhitung sejak kasus positif pertama diumumkan pada 26 Maret 2020.

“Penderita yang dirawat saat ini 845 orang, sembuh 7.551 orang, dan 350 orang meninggal dunia, termasuk tambahan enam orang hasil rekonsiliasi data,” ujarnya.

Ia menyampaikan, kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (31/12) bertambah sebanyak empat orang. Terdiri dari tiga warga Kota Banda Aceh, dan satu warga Kabupaten Aceh Selatan.

Sementara itu, 14 orang pasien dilaporkan sembuh dari COVID-19 di Aceh dalam 24 jam terakhir. SAG menyebut, paling banyak warga Aceh Timur sembilan orang. Sedangkan lima orang lainnya meliputi warga Kota Lhokseumawe dua orang. Kemudian warga Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, dan Kota Langsa masing-masing satu orang.

“Tidak ada korban meninggal dunia akibat serangan virus corona dalam 24 jam terakhir,” kata SAG.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.