Wednesday, December 8, 2021
spot_img

Update 5 September: Kini Ada 1.944 Kasus Positif Corona di Aceh, Bertambah 61

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Aceh masih terus bertambah. Per Sabtu (5/9), kasus positif virus corona di Aceh bertambah 61 orang.

“Kasus baru COVID-19 bertambah lagi sebanyak 61 orang, sehingga secara akumulatif sudah mencapai 1.944 orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9) malam.

Jubir yang akrab disapa SAG itu juga menyampaikan, pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia bertambah 2 orang. “Keduanya warga Kota Banda Aceh,” ujarnya.

SAG menjelaskan, penderita baru Covid-19 sebanyak 61 orang tersebut merupakan warga Aceh Selatan sebanyak 19 orang, Simeulue 11 orang, Aceh Barat Daya 6 orang, Aceh Tamiang dan Kota Banda Aceh masing-masing 5 orang. Warga Aceh Barat dan Nagan Raya sama-sama 4 orang, Aceh Besar 3 orang, Pidie 2 orang, warga Bireuen dan Aceh Timur masing-masing 1 orang.

Dengan bertambah 61 kasus baru tersebut, kata SAG, jumlah akumulatif COVID-19 di Aceh per 5 September 2020 pukul 15.00 WIB, telah mencapai 1.944 orang. Rinciannya: 1.168 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 700 orang dinyatakan sembuh, 76 orang meninggal dunia.

Menurut SAG sebagaimana disampaikan dalam keterangan pers sehari sebelumnya, kasus-kasus baru Covid-19 akan terus bertambah bila belum tumbuh kesadaran bersama, bahwa Covid-19 bisa dilawan dengan cara sangat sederhana.

“Virus corona tak leluasa menular apabila semua orang disiplin mencuci tangan dengan sabun, tidak berkerumun, menjaga jarak antarsesama, dan memakai masker seperti pakaian yang wajib dikenakan sehari-hari,” tuturnya.

Ia mengatakan, melonjaknya kasus-kasus baru belakangan ini karena proses tracing terus dilakukan di kabupaten/kota. Setiap satu orang Covid-19 yang ditelusuri bisa ditemukan dua atau tiga kasus baru yang merupakan kontak eratnya. Mereka ikut terinfeksi karena kontak erat, tinggal serumah, satu ruangan kerja, dan tidak memakai masker.

“Sosialisasi pemakaian masker dilakukan secara dramatis dan masif supaya kesadaran pemakaian masker itu pun menjadi masif di seluruh Aceh,” sebutnya.

“Penyakit Covid-19 belum ada obatnya. Kita harus berupaya dengan sungguh-sungguh agar tidak tertular dengan cara disiplin mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak dengan orang lain, dan selalu memakai masker, terutama saat berada di luar rumah,” demikian kata SAG.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,059FollowersFollow
22,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU