Friday, February 28, 2020

Ulama Sesalkan Bentrokan di Balai Pengajian Aiyub

Must Read

Demo Mahasiswa Simeulue

Puluhan mahasiswa Simeulue melakukan unjukrasa di depan Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (26/5). Mereka menuntut Kapolda Aceh untuk mengusut...

Kerangka Brimob Korban Tsunami Aceh Ditemukan

BANDA ACEH -- Kerangka diduga anggota Brimob yang menjadi korban tsunami ditemukan di persawahan di Desa Blang Dalam, Kecamatan...

VIDEO — Polisi Sita 3 Senapan di Geunie

BANDA ACEH -- Kepolisian Daerah Aceh berhasil menyita sejumlah senapan usai kontak tembak di Desa Geunie, Kecamatan Tangse, Pidie,...

ACEHKITA.tv | Papua dan Aceh Bagi Pengalaman Konflik

Aktivis Papua dan Aceh berbagi pengalaman penanganan konflik.
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Teungku Faisal Ali menyayangkan aksi main hakim warga di Desa Jambo Dalam, Kecamatan Plimbang, Bireuen, Jumat (16/11) tengah malam. Akibat bentrokan itu, tiga orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka.

“Kita sangat menyesalkan kasus ini terjadi, yang sampai pada tindakan kekerasan,” kata Teungku Faisal Ali, Sabtu (17/11). “Seharusnya kejadian ini tidak terjadi.”

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 1.500 massa menyerang rumah –yang juga balai pengajian– Teungku Aiyub di Desa Jambo Dalam, Plimbang, Bireuen. Aiyub dan 20-an pengikutnya melawan tindakan main hakim sendiri warga.

Sementara itu, Wakil Ketua MPU Bireuen Teungku Jamaluddin menyebutkan, majelis ulama tidak memfatwakan pengajian Aiyub sesat. Menurut Teungku Jamal, merebak kabar bahwa aliran Aiyub melegalkan hubungan intim di luar nikah.

“Tidak benar itu. Ajaran Teungku Aiyub hanya masih diduga menjurus kepada kesesatan,” kata Teungku Jamal seperti dikutip dari vivanews.com, Sabtu.

Pada 2010 lalu Majelis Permusyawaratan Ulama Bireuen bersama dengan unsur muspida, polisi, dan muspika Plimbang telah mencari solusi. Saat itu, dicapai kesepakatan antara Teungku Aiyub bersama ulama, pemerintah, dan masyarakat, bahwa aktivitas pengajian Teungku Aiyub dihentikan.

Menurut Teungku Jamal, warga menduga ajaran Teungku Aiyub sesat karena mereka tidak pernah salat berjamaah di masjid. Alasannya, bahan bangunan untuk membangun masjid seperti pasir, batu bata, batu, dan semen mengandung najis.

“Namun Teungku Aiyub tidak juga sanggup memberi bukti mana yang dikatakan najis dalam bahan bangunan masjid,” ujar Teungku Jamal.

Bahkan, MPU juga menilai bahwa Teungku Aiyub belum bisa mengajarkan agama kepada orang dewasa. Sebab, ia sendiri tidak bisa membaca kitab kuning (gundul) dan al-Quran.

“Jangankan mengajarkan kitab yang tidak berbaris, mengajarkan kitab yang berbaris saja dia tidak mampu. Dia hanya mampu mengajarkan kitab untuk anak-anak,” ujarnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This