UIN Jambi Sediakan Puluhan Kuota Beasiswa untuk Putra Putri Aceh

UIN Jambi Sediakan Puluhan Kuota Beasiswa untuk Putra Putri Aceh
Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Prof Suaidi Asyari saat tiba di MAN Model Banda Aceh. (Foto: Nasril)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi telah menyiapkan beasiswa bagi puluhan siswa-siswi Aceh untuk melanjutkan pendidikan di universitas tersebut. Hal ini sebagaimana disampaikan Rektor UIN STS Prof Suaidi Asyari pada Kamis (4/3).

Prof Suadi Asyari mengatakan, untuk mencari generasi emas Indonesia di masa datang, kampus yang dipimpinnya melakukan gerilya ke sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Aceh. Hal itu dilakukan guna mencari anak-anak pintar lulusan MAN atau SMA sederajat untuk melanjutkan pendidikan di UIN STS Jambi dengan beasiswa gratis.

“Kita menyediakan puluhan kuota beasiswa untuk siswa siswi dari Aceh yang memiliki rangking 1-10 dari lulusan MAN Model, MAN Indonesia Cendikia (IC) dan MAN Unggul atau siswa berprestasi lainnya, agar mau melanjutkan pendidikan di UIN STS Jambi,” ujar Suaidi Asyari dalam pertemuan dengan MAN Model Banda dan MAN IC Aceh Timur yang difasilitasi M Daud Pakeh, mantan Kakanwil Kemenag Aceh yang sempat menjadi Kepala Biro di UIN Jambi, sebelum memasuki masa pensiun.

Menurut Suaidi, ada cita-cita besar yang ingin dilakukannya. Di mana, anak-anak cerdas di Indonesia nantinya bisa memiliki paduan ilmu dan iman yang kuat. Sehingga bisa berguna bagi bangsa ini di masa depan.

Cita-cita tersebut, kata Suaidi, bagian dari keinginan leluhur yang pernah dilakukan Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie. Saat itu, pada 1956 BJ Habibie mendirikan Magnet School. Di mana pola pendidikannya yang memadukan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dengan Iman dan Taqwa (Imtaq).

Kata alumni pondok pesantren Mistofawiyah Purba Baru Tapanuli Selatan itu, UIN STS Jambi dalam menerapkan pendidikan, ingin memisahkan dikotomi pendidikan di Indonesia yang selama ini begitu mengakar. Seakan ada pemisahan dan perbedaan yang mendasar antara pendidikan umum dengan pendidikan keagamaan.

Karenanya, lanjutnya, UIN STS Jambi ingin mengumpulkan anak-anak pintar seluruh Indonesia untuk bisa kuliah di UIN Jambi. Nantinya mereka menjadi seorang berhasil dalam berbagai disiplin ilmu namun memiliki akidah dan ketaqwaan yang kuat.

“Kita ingin menciptakan ilmuan yang ulama serta ulama ulama yang berilmu,” sebutnya.

Saat berkunjung ke Banda Aceh, Prof Suaidi menyertakan orang-orang penting di UIN tersebut. Mereka yang ikut langsung yakni Dr Ropiqoh Ferawati (Wakil Rektor 1), Dr Asad (Wakil Rektor 2), Agus Salim (Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah) serta Muhammad Koni (staf rektor).

Di Banda Aceh, rektor dan jajarannya telah mempresentasikan cita-cita besar UIN Jambi tersebut di hadapan para siswa dan guru MAN Model Banda Aceh.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.