Sunday, March 29, 2020

TPK Pegawai Negeri Tak Disiplin Akan Dipotong

Must Read

KIP Aceh Tengah Gelar Simulasi Pemilu

BANDA ACEH, acehkita.com. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aeh Tengah melakukan sosialisasi Pemilu 2009 di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab)...

Gempa Panikkan Simeulue

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gempa berkekuatan 5,4 pada skala Richter menyebabkan warga yang mendiami Kepulauan Simeulue panik. Gempa...

Usai Operasi, Pasien Koma

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Riza Nova Rianti, 12 tahun, mengalami koma setelah dioperasi di Rumah Sakit Umum Dr....

FOTO | 17 Bilik Santri Dayah Ummul Ayman Terbakar

MEURAH DUA | ACEHKITA.COM - Sedikitnya 17 bilik santri Dayah Ummul Ayman II terbakar di Desa Meunasah Bie, Kecamatan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengharapkan agar pegawai negeri sipil di jajaran Pemerintah Aceh untuk lebih disiplin dalam bekerja. Jika terdapat pegawai yang indisipliner, Gubernur akan memberikan sanksi berupa pemotongan tunjangan prestasi kerja (TPK).

Penegasan itu disampaikan Gubernur dalam apel hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri, Kamis (23/8). Ratusan pegawai negeri di lingkup Sekretariat Daerah Aceh hadir pada apel tersebut. Usai apel, para pegawai satu per satu menyalami Gubernur, Sekretaris Daerah Teuku Setia Budi, tenaga ahli, dan para asisten di jajaran Setda Aceh.

Gubernur menyebutkan, pegawai negeri harus betul-betul menjaga disiplin. Termasuk disiplin dalam masuk kerja pada hari pertama setelah liburan panjang.

“Sebab sepertinya sudah menjadi tradisi di kalangan PNS di negeri kita untuk selalu memperpanjang masa liburan lebaran,” kata Zaini.

Untuk itu, ia berharap agar kebiasaan tak baik itu untuk ditinggalkan agar para pegawai bisa memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

“Apabila ada pegawai yang hari ini tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, saya harap saudara Sekda dapat mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Gubernur telah mengeluarkan Surat Edaran No 800/22476 tertanggal 15 Agustus 2012 tentang pembinaan disiplin dan kinerja PNS di lingkungan Pemerintah Aceh.

Sekretaris Daerah Aceh Teuku Setia Budi menyebutkan, pegawai yang tidak masuk tanpa alasan yang jelas akan diberikan sanksi. Bisa saja akan ada pemotongan tunjangan prestasi kerja. Pemotongan tunjangan itu, kata Sekda, akan merujuk pada surat edaran gubernur.

Menurut Setia Budi, pegawai yang tidak disipli, seperti berkeliaran di luar kantor pada jam dinas akan dikenakan sanksi pemotongan tunjangan sebesar 50 persen.

Ada juga sanksi berupa pemotongan TPK 10 persen kepada PNS yang tidak mengikuti apel pada hari Senin secara berturut-turut dua kali dalam sebulan. Jika tak hadir setiap hari maka akan dipotong TPK 5 persen.”

“Sanksi diberikan dengan tujuan untuk penegakan disiplin dan menjamin kelancaran pelaksanaan tugas serta mendorong produktivitas PNS sesuai sistem karir dan prestasi kerja,” ujar Sekda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This