Sunday, March 29, 2020

Tiga Fraksi Usulkan Wali Nanggroe Mampu Baca Quran

Must Read

Partai Aceh Usung 15 Calon Bupati/Walikota

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Partai Aceh mengumumkan 15 calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah tingkat dua...

Bachrum Manyak Tergeser

BANDA ACEH, acehkita.com. Posisi Bachrum Manyak terpental ke urutan kedua setelah Abdurrrahman BTM memperoleh suara terbanyak sementara untuk pemilihan...

Koalisi HAM Pertanyakan Alasan Penangkapan Punker

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Koalisi NGO HAM Aceh memprotes tindakan polisi yang menangkap dan “membina” anak punk di...

Persiraja Menang

Pemain Persiraja melesatkan tendangan ke gawang The Titan dalam pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion H Dimurthala, Banda...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dari Fraksi Demokrat, Golkar dan PPP PKS meminta agar calon Wali Nanggroe dan perangkatnya mampu membaca Al-quran dan dilakukan tes baca Al-quran seperti pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan kepala daerah lainnya.

Agus Setyadi/ACEHKITA.COM
Hal itu disampaikan ketiga fraksi ini saat penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap empat raqan dalam sidang paripurna di gedung DPRA, Banda Aceh, Jumat (2/11). Hadir dalam sidang itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

Juru Bicara Fraksi Demokrat, Jamaluddin Muku, mengatakan, fraksi Partai Demokrat mengatakan sejutu dan menyetujui qanun Wali Nanggroe agar disahkan sebagai qanun Aceh dengan catatan agar beberapa kajian mereka diakomodir.

Beberapa kajian mereka diantaranya adalah mengenai persyaratan Calon Wali Nanggroe dalam Bab V Bagian satu Paragraf 1 Pasal 69. Dalam Bab tersebut,mereka mengusulkan untuk menambah tiga huruf setelah huruf j, yaitu huruf k; l; dan m, yaitu tidak pernah melakukan perbuatan tercela, mampu membaca Kitab Suci Al Quran dengan tartil, dan mampu menjadi Imam dan Khatib pada Shalat Jumat.

“Demikian pula dengan persyaratan calon Waliyul’ahdi, calon anggota Majelis Tuha Peuet, majelis Fatwa, dan Majelis Tuha Lapan agar ditambah tiga huruf setelah J seperti persyaratan calon Wali Nanggroe,” kata Jamaluddin seluruh anggota dewan.

Selain itu, partai Demokrat juga meminta agar calon Wali Nanggroe dan perangkatnya untuk di tes baca Al-quran seperti pemilihan calon anggota legislatif maupun pemilihan kepala daerah lainnya.

“Terkait usulan kami terhadap penambahan persyaratan calon Wali Nanggroe, Calon Waliyul’ahdi dan Calon Anggota Majelis Tuha Peuet, Majelis Fatwa, dan Majelis Tuha Lapan, sebagaimana seorang calon Gubernur dan Calon Anggota DPRA, DPRA, Bupati dan Walikota yang diuji kemampuan membaca Al-Quran dengan baik,” ujarnya.

Dua fraksi lain yaitu Fraksi Golkar dan PPP PKS juga mengatakan sejutu dengan qanun Wali Nanggroe agar disahkan menjadi qanun Aceh. Meski menyetujui, tetapi mereka juga menyatakan pendapat yang sama dengan Partai Demokrat agar calon Wali Nanggroe dan perangkatnya wajib mampu membaca Al-quran dengan fasih. Wajib mampu baca Alquran dilakukan melalui uji mampu baca Alquran sebagaimana layaknya yang dilakukan terhadap para calon kepala daerah dan calon anggota legislatif.

Sementara Fraksi Partai Aceh tidak menyebutkan dalam pendapat akhirnya bahwa calon Wali Nanggroe maupun perangkatnya harus mampu membaca Al-quran.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This