Thursday, April 2, 2020

Sudah Lima Hari, Banjir di Pidie Belum Surut

Must Read

Akhirnya, Sutopo BNPB Bersalaman dan Bertemu Presiden Jokowi

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Keinginan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho,...

69 Ribu Siswa SMA Ikut Ujian Nasional

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 69.292 siswa sekolah menengah atas mengikuti ujian nasional yang digelar mulai Senin, 14...

Peringati HUT ke-24, AJI Bireuen Gelar Syukuran

BIREUEN | ACEHKITA.COM -- Memperingati Hari Ulang Tahun ke-24 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, AJI Bireuen menggelar syukuran yang...

Plt Gubernur Aceh Lantik Arman Fauzi Sebagai Anggota Komisi Informasi Aceh

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik Arman Fauzi sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Komisi Informasi Aceh...

SIGLI | ACEHKITA.COM – Sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Pidie tergenang banjir luapan sejak lima hari terakhir. Banjir tersebut terjadi akibat meluapnya dua sungai terbesar di Pidie – sungai Krueng Baro dan Krueng Tiro.

Ketinggian air beragam, bahkan hingga sepinggang orang dewasa. Akibatnya ratusan rumah terendam di lima kecamatan. Namun dua kecamatan berdampak paling parah hingga warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi mengatakan dua kecamatan paling parah terjadi banjir di Kecamatan Grong-grong dan Kecamatan Kota Sigli.

“Banjir terjadi sejak lima hari lalu, dan hingga kini belum juga surut. Banjir belum surut karena kawasan yang terendam banjir ini merupakan wilayah yang bermasalah dengan saluran pembuangannya,” kata Apriadi saat dihubungi acehkita.com, Minggu, 3 Desember 2017.

Apalagi, kata Apriadi, hujan yang mengguyur Kabupaten Pidie terus berlangsung tanpa reda. “Kalau pun berhenti cuma dua jam, kemudian turun lagi,” pungkas Apriadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This