STKIP BBG Banda Aceh Bakal Mendirikan Pusat Studi Acehnologi

STKIP BBG Banda Aceh Bakal Mendirikan Pusat Studi Acehnologi
Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad usai memberikan kuliah umum tentang Acehnologi di STKIP BBG Banda Aceh, Senin (18/1). Foto: Mukhlis

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dalam upaya menuju universitas, STKIP BBG Banda Aceh menghadirkan akademisi UIN Ar-Raniry Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad untuk menyampaikan kuliah umum tentang Acehnologi. Kuliah umum bersama penulis buku Acehnologi yang akrab disapa KBA itu berlangsung di Plenary Hall STKIP BBG pada Senin (18/1/2021).

Ketua STKIP BBG Banda Aceh, Dr Lili Kasmini menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya terus bergerak menuju universitas yang unggul dan memiliki ciri khas yang berakar keacehan dan berdaya saing nasional serta global.

“Kami sedang berpacu menuju universitas yang memiliki ciri khas, kehadiran Pak KBA memberi kuliah umum tentang Acehnologi sangat penting bagi kampus ini, karena kami berencana mendirikan Pusat Studi Acehnologi (PSA) dan mengkaji kemungkinan lahirnya mata kuliah umum tentang Acehnologi bagi mahasiswa semester awal,” ujar Ketua STKIP BBG Banda Aceh dalam sambutannya.

Sementara itu, Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad menyebutkan bahwa kajian tentang masyarakat Aceh dari berbagai pendekatan dapat dijadikan sebagai objek ilmu pengetahuan, bukan sebatas pelengkap. Menurutnya, di Aceh belum ada sekolah dan kampus yang menjadikan Aceh sebagai objek yang komprehensif.

“Saya berharap kajian Acehnologi ini menjadi milik bersama untuk diangkat menjadi disiplin ilmu baru dalam kajian ilmu sosial dan humaniora di Aceh. Tidak menutup kemungkinan studi Acehnologi menjadi mata kuliah umum bagi bagi kampus-kampus di Aceh. Konsep ini menjadi milik bersama setiap orang di Aceh. Jadi jika STKIP BBG menerapkan ‘mata kuliah Studi Acehnologi’ ini sebuah terobosan yang berakar pada nilai-nilai masyarakat Aceh,” ujar penulis buku Acehnologi Volume 1-6 terbitan Bandar Publishing.

Kuliah umum Acehnologi bersama KBA ini dihadiri sekitar 50 dosen STKIP BBG Banda Aceh dan sebagian mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.[Muk]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.