Wednesday, May 27, 2020

Sridevi, Sang Chandni itu Telah Pergi

Must Read

Komunitas Aceh Galang Bantuan Untuk Korban Gempa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- Sejumlah komunitas yang ada di Banda Aceh menggalang bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di dataran...

Dua Warga Sawang Ditangkap

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Dua warga Kecamatan Sawang, Aceh Utara, ditangkap oleh pengusaha galian C dan kemudian diserahkan...

Toleransi Perlu Diperkuat di Indonesia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Toleransi sangat perlu diwacanakan di tengah-tengah masyarakat guna meminimalisasi kekerasan atas nama agama yang...

Plt Gubernur Aceh Lantik Arman Fauzi Sebagai Anggota Komisi Informasi Aceh

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik Arman Fauzi sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Komisi Informasi Aceh...

Berita kematian bintang Bollywood Sridevi hampir sebulan yang lalu meninggalkan kenangan yang mendalam kepada para penggemarnya. Artis itu meninggal mendadak di Dubai setelah menghadiri acara pernikahan keponakannya. Penggemar film India pasti tidak asing dengan namanya, terlebih mereka yang gemar menonton layar kaca pada tahun 80 hingga 90-an. Filmnya memenuhi televisi kala itu. Sebutan “dewi ular” bahkan sering disematkan padanya setelah ia sukses memainkan peran yang terkenal dengan tariannya di film Nagina.

Lahir pada tanggal 13 Agustus 1963, perempuan satu ini sukses tampil di lebih dari 300 judul film. Mulai dari yang berbahasa Tamil, Telegu, Malayalam, Kannada hingga Hindi. Mulai debut pada umur empat tahun pada tahun 1967 sebagai artis cilik dalam film Tamil yang berjudul Kandan Karunai. Debut Bollywood pertamanya dimulai pada tahun 1972 berperan sebagai anak dalam karya Rani Mera Naam. Ia kemudian terus melanjutkan karir artisnya sebagai pemeran utama dalam berbagai judul. Seperti 16 Vayathinile (1977), Sigappu Rojakkal (1978), Varumayin Niram Sivappu (1980), Meendum Kokila (1981), Premabhishekam (1981), Moondram Pirai (1982), Aakhari Poratam (1988), Jagadeka Veerudu Atiloka Sundari (1990) dan Kshana Kshanam (1991).

Bintang yang lahir di Madras ini memulai debut dewasanya di industri Bollywood pada tahun 1979 dengan judul film Solva Sawan dan mulai memperoleh banyak perhatian sejak membintangi film Himmatwala pada tahun 1983. Perjalanan hidup yang naik turun tidak membuatnya berhenti di tengah jalan. Terbukti kemudian ibu dua orang anak ini mengukuhkan diri sebagai artis pertama India yang independen dalam perjalanan karirnya.


Bermain di banyak film komersil yang sukses seperti Mawaali (1983), Tohfa (1984), Naya Kadam (1984), Maqsad (1984), Masterji (1985), Nazrana (1987), Mr. India (1987), Waqt Ki Awaz (1988) and Chandni (1989). Dia juga mendapat banyak pujian, seperti pada film Sadma (1983), Nagina (1986), ChaalBaaz (1989), Lamhe (1991), Khuda Gawah (1992), Gumrah (1993), Laadla (1994) and Judaai (1997). Setelah istirahat sebentar dari gemerlap kamera, istri dari Boney Kapoor ini kembali melakoni peran di drama televisi Malini Iyer. Hingga akhirnya, dia memutuskan kembali ke Bollywood usai vakum hampir 15 tahun dengan komedi drama English Vinglish yang meraih banyak sukses dan Mom pada tahun 2017.

Berikut beberapa Film Sridevi yang terus diingat oleh para fansnya:
Chandni (1989)

Chandni masuk dalam satu dari daftar film Hindustan yang harus ditonton. Karya Yash Chopra ini menjadi salah satu blockbuster sekaligus menyematkan karakter yang diperankan oleh Sridevi ini menjadi impian banyak orang dan menjadikannya nation’s sweetheart. Film ini mengkonfirmasi kedudukannya sebagai ratu Bollywood 80-an. Gaya berpakaiannya sebagai tokoh utama laris manis di pasaran, Ia juga merekam suara untuk salah satu lagu. Film ini memjadikannya salah satu nominasi untuk Filmfare Award pada tahun 1989 sebagai artis terbaik. Walaupun kemudian, ia memenangkannya dari film CaalBaaz. FilmFare merupakan penghargaan tertinggi untuk insan perfilman di India layaknya Oscar di Hollywood.

Chandni disutradarai oleh Yash Chopra dan dibintangi oleh Sridevi, Rishi Kapoor, Vinod Khanna dan Waheeda Rehman. Chandni berarti cahaya bulan. Sridevi memerankan tokoh Chandni yang dicintai oleh Rohit dan Lalit. Walaupun ini merupakan kisah cinta segitiga namun berakhir dengan bahagia.

Nagina (1986)
Dua tahun sebelumnya artis cantik ini berhasil mempesona penonton lewat penjelmaannya, main teri dushman selalu dikenang sebagai tarian ular paling bagus di Bollywood. Film ini oleh Yahoo disebut sebagai salah satu drama fantasi ular terbaik.

Bercerita tentang kisah cinta berliku antara Rajiv yang dibintangi oleh Rishi Kapoor dan Rajni yang dimainkan oleh Sridevi. Berbeda status sosial membuat pernikahan kedua tidak direstui oleh sang ibu. Namun setelah berhasil mengambil perhatian mertuanya dan hidup bahagia, datang sesorang yang menuduh Rajni sebagai ratu ular yang ingin menuntut balas dengan menikahi Rajiv.

Mr. India (1987)
Sridevi memerankan wartawan kriminal yang ceroboh rekaan Shekhar Kapur ini. Majalah Hindustan Times memasukkan ini ke dalam daftar 10 film tentang patriotisme terbaik. Sang aktris juga berhasil menjelma ke dalam tokoh itu dengan sempurna sehingga penampilannya lebih mencolok dibandingkan tokoh utama. Bahkan, dia berhasil memperagakan Charlie Chaplin dengan sangat baik. Film ini mengukuhkannya sebagai aktris serba bisa.

ChaalBaaz (1989)
Bersinar sendiri setelah memerankan tokoh ganda, inilah yang diingat banyak penonton setelah meninggalkan bioskop. Saat itu ia keluar dari bayangan pemeran tokoh laki-laki yang terkenal. Bermain sebagai anak kembar yang terpisah sejak lahir dengan cara yang berbeda memukau banyak kalangan bahkan Filmfare memasukkan tokoh ini sebagai salah satu penampilan yang iconic.

Judaai (1997)
Film ini sepertinya yang paling diingat oleh penggemar Bollywood di Indonesia. Bagaimana tidak, ide dari Judaai ini sempat menghiasi televisi negeri ini dengan judul sinetron yang berbeda. Setelah membintangi film ini, sang aktris memutuskan mundur dari industri yang telah membesarkan namanya itu usai menikah setahun sebelumnnya.

Pada film ini, diceritakan tokoh yang diperankan oleh Sridevi menjual suaminya sendiri dengan memintanya menikahi perempuan lain yang lebih kaya untuk kehidupan mereka yang lebih mapan.


English Vinglish (2012)
Lama istirahat dari layar lebar, tidak membuat istri dari Boney Kapoor ini kehilangan talenta. Terbukti ia tercatat sebagai artis yang membuat come back terbaik. Menerima tawaran sutradara Gauri Shinde, ia berhasil memerankan tokoh Shashi dengan baik dan tidak kehilangan ritme dan pesonanya. Semua pengamat film memberikan pujian terhadap karakter yang diperankannya itu. Financial Times memasukannya ke dalam 25 film Hindustan yang perlu ditonton.

Mom (2017)
Mom mengukuhkan rekor akris ini tampil dalam 300 film. Bertema thriler, penampilannya di sini mendapatkan banyak pujian. Ia berperan sebagai ibu yang anaknya mengalami pelecehan seksual berat dan berusaha mencari keadilan dengan caranya tersendiri.

Sang Ultimate Diva memang telah pergi selamanya. Namun penampilannya terakhir tetap dapat dilihat. Syuting bersama Shah Rukh Khan, ia tampil sebagai Cameo pada film Anand L Rai yang berjudul Zero yang akan dirilis pada akhir tahun 2018.

Sridevi termasuk salah satu akris yang berhasil keluar dari bayang-bayang aktor yang tampil bersamanya dan menghasilkan banyak film box office dengan namanya sendiri. Ia juga termasuk salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki oleh industri Bollywood. Salah satu pemain dari India Selatan yang berhasil menaklukan Bollywood. Selamat jalan Sridevi, Kamu akan selalu menjadi Chandni yang bersinar.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This