Tuesday, May 26, 2020

Silakan Tuntut, Itu Hak Pasien: RSUZA

Must Read

Wakil Bupati Kunjungi Korban Banjir Tangse

TANGSE | ACEHKITA.COM -- Korban banjir di Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Pidie, yang rumahnya rusak berat akan ditempatkan di...

Siswa SMU 8 Banda Aceh Kesurupan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam puluh siswi SMU Negeri 8 Banda Aceh mengalami kesurupan saat mengikuti upacara bendera...

PORWIL IXPelari 400 Meter Sumbang Emas

PANGKAL PINANG | ACEHKITA.COM -- Cabang atletik lari 400 meter putra berhasil mempersembahkan satu lagi medali emas pada Pekan...

DPD RI Awasi Implementasi UU Kepariwisataan dan Penyandang Disabilitas di Aceh

Komite III Dewan Perwakailan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan pengawasan atas penerapan dua Undang-undang di Provinsi Aceh. Dalam...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Dr. Taufik Mahdi mempersilakan keluarga pasien atas nama Riza Nova Rianti (12 tahun) –yang meninggal di rumah sakit yang dipimpinnya — jika ingin menyelesaikan kasus ini melalui jalur hukum. Taufik berkilah bahwa penanganan siswa kelas enam SD Muhammadiyah itu sudah sesuai prosedur medis.

“Dalam ranah publik kita siap dituntut dan itu hak pasien. Tapi kan harus hati-hati, jangan karena ada orang yang pintar-pintar (membesarkan-besarkan-red) lantas kasusnya dimanfaatkan. Anda kan tahu ada 24 ribu pasien sebulan yang kita layani, jangan karena satu pasien semuanya rusak,” kata Taufik, Rabu (18/11) kepada acehkita.com.

Keluarga Riza Nova Rianti melaporkan pihak RSUZA ke polisi, karena pihak rumah sakit tidak memberikan rekaman medis, seperti yang diminta keluarga. Keluarga meyakini kematian Riza akibat salah penanganan dari dokter yang menanganinya.

Menurut Taufik, jika setiap keluarga pasien yang kurang puas dengan diagnosa dokter melapor ke polisi, maka ke depan dikhawatirkan dokter tidak berani berimprovisasi.

”Dimana pun ada diagnosa yang tidak tegak, jadi kalau ada pasien yang mengeluh tapi dokter takut salah mendiagnosa jadi apa yang dia lakukan,” tanya Taufik.

Taufik mengatakan pihaknya telah bertindak maksimal saat menangani Riza Nova Rianti. Untuk itu, katanya, diperlukan kearifan bersama dengan tidak mengabaikan bahwa dokter bisa berlaku bebas. “Jika kemudian dokter sepakat untuk melakukan tindakan tindakan, karena tidak ada jaminan apa yang dikeluhkan,” ujarnya.

Meski telah melaporkan kasus tersebut ke Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Aceh, namun hingga kini polisi belum menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami tidak melihat ada unsur pidana dalam kasus ini,” kata Wadir Reskrim Polda Aceh, AKBP Dedy Setyo Yudhopuspo, tanpa menyebutkan apakah akan menghentikan kasus tersebut.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This