Silakan Tuntut, Itu Hak Pasien: RSUZA

0
797

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Dr. Taufik Mahdi mempersilakan keluarga pasien atas nama Riza Nova Rianti (12 tahun) –yang meninggal di rumah sakit yang dipimpinnya — jika ingin menyelesaikan kasus ini melalui jalur hukum. Taufik berkilah bahwa penanganan siswa kelas enam SD Muhammadiyah itu sudah sesuai prosedur medis.

“Dalam ranah publik kita siap dituntut dan itu hak pasien. Tapi kan harus hati-hati, jangan karena ada orang yang pintar-pintar (membesarkan-besarkan-red) lantas kasusnya dimanfaatkan. Anda kan tahu ada 24 ribu pasien sebulan yang kita layani, jangan karena satu pasien semuanya rusak,” kata Taufik, Rabu (18/11) kepada acehkita.com.

Keluarga Riza Nova Rianti melaporkan pihak RSUZA ke polisi, karena pihak rumah sakit tidak memberikan rekaman medis, seperti yang diminta keluarga. Keluarga meyakini kematian Riza akibat salah penanganan dari dokter yang menanganinya.

Menurut Taufik, jika setiap keluarga pasien yang kurang puas dengan diagnosa dokter melapor ke polisi, maka ke depan dikhawatirkan dokter tidak berani berimprovisasi.

”Dimana pun ada diagnosa yang tidak tegak, jadi kalau ada pasien yang mengeluh tapi dokter takut salah mendiagnosa jadi apa yang dia lakukan,” tanya Taufik.

Taufik mengatakan pihaknya telah bertindak maksimal saat menangani Riza Nova Rianti. Untuk itu, katanya, diperlukan kearifan bersama dengan tidak mengabaikan bahwa dokter bisa berlaku bebas. “Jika kemudian dokter sepakat untuk melakukan tindakan tindakan, karena tidak ada jaminan apa yang dikeluhkan,” ujarnya.

Meski telah melaporkan kasus tersebut ke Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Aceh, namun hingga kini polisi belum menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami tidak melihat ada unsur pidana dalam kasus ini,” kata Wadir Reskrim Polda Aceh, AKBP Dedy Setyo Yudhopuspo, tanpa menyebutkan apakah akan menghentikan kasus tersebut.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.