Seleksi Pemain Persiraja Ditunda

0
745

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Seleksi perdana pemain Persiraja yang sudah dijadwal digelar pada Jumat (9/9), menyongsong musim kompetisi Liga Profesional Level Satu Indonesia 2011/2012 terpaksa ditunda. Penundaan proses seleksi tersebut dikarenakan belum tersedianya budget training centre (TC).

Informasi seputar penundaan seleksi pemain Persiraja diperoleh acehkita.com dari Direktur PT Atjeh Sportinda Mandiri, Ari Wibowo, pada Rabu (7/9). “Budget baru bisa cair setelah dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),” ujar dia.

Dia menambahkan, perlu diketahui bahwa untuk pendaftaran ke PSSI pada 22 Agustus 2011 lalu, dokumen yang dilampirkan baru sebatas Nota Kesepahaman antara PT Atjeh Sportinda Mandiri dengan Persiraja.

“Dan disepakati bahwa usai Lebaran akan dilakukan RUPS dengan menyusun komposisi kepemilikan pemegang saham yang baru, nama PT berubah menjadi PT Aceh Lantak Laju, dan kemungkinan kepengurusan baru jika ada konsorsium lokal Aceh yang mengambil saham mayoritas,” sebut Ari.

Menurut Ari Wibowo, pihak Persiraja sudah menghubungi konsorsium LPI supaya segera menggelar RUPS pada tanggal 5-6 September 2011. Akan tetapi, lanjut dia, berhubung CEO LPI Widjayanto sedang sibuk mengurus izin kompetisi format 2 wilayah di markas AFC di Kuala Lumpur, rencana RUPS belum bisa direalisasi.

Kemudian, kata dia, ketika pihak konsorsium siap mengagendakan RUPS, diperoleh kabar bahwa Walikota Banda Aceh sedang ada kunjungan ke Myanmar dan baru kembali 13 September 2011 mendatang.

“Jadi terpaksa menunda rencana pelaksanaan TC dan seleksi mulai tanggal 9 September 2011 mendatang, karena biaya yang dibutuhkan sangat besar,” kata dia.

Ari menyatakan dirinya tetap akan menunggu digelarnya RUPS meski resikonya bisa saja ada beberapa pemain yang sudah deal lisan akan lepas.

“CEO sebelum RUPS juga tidak berwenang menandatangani kontrak, karena bisa saja terjadi saat RUPS ada konsorsium pengusaha lokal Aceh yang menguasai saham di atas 50 persen, sehingga mereka memiliki kewenangan mengganti CEO yang saat ini dijabat oleh dirinya,” demikian Ari Wibowo. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.