Friday, April 10, 2020

SBY Jamin Bahan Bakar Minyak Tak Naik

Must Read

Bahas Keamanan, DPRA Gelar Pertemuan dengan Muspida

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Aceh mengadakan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Aceh Tarmizi Karim di Aula...

Serie A bakal Tiru Liga Inggris

ITALIA-Kompetisi Liga Italia Serie A hampir pasti akan berpisah dengan Lega Calcio yang juga membawahi Serie B dan bakal...

Kisah Rahmatul Nisfu Melawan Ganasnya Tumor Tulang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- DI usia yang masih belia, Rahmatul Nisfu harus menanggung derita. Pembengkakan di kaki kanan...

Inilah Video Animasi 3D Buatan Aneuk Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Teuku Abdul Malik berhasil meraih penghargaan tingkat nasional untuk video animasi tiga dimensi (3D)....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA — Pemerintah memastikan saat ini tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). “Pengurangan subsidi tidak harus dengan kenaikkan BBM,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui video teleconference dari Cilacap, Rabu sore.

Untuk mengurangi subsidi BBM dari APBN, yang perlu dilakukan adalah menata subsidi agar tepat sasaran. “Opsi terbaik adalah dengan mengendalikan volume BBM bersubsidi,” katanya.

Ia mengatakan agar APBN semakin sehat maka pemerintah perlu menata subsidi. Penggunaan energi akan dibuat lebih tepat sasaran. “Akan diatur penggunaan dan siapa yang berhak memakainya (BBM bersubsidi),” katanya. 

SBY juga berkata harga BBM tidak perlu naik, tapi dijaga agar dapat dijangkau penduduk. “Harga yang tidak stabil dan membumbung tinggi tidak baik untuk penduduk Indonesia,” ujarnya. 

Pemerintah berencana membatasi penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi untuk menekan konsumsi. Rencana ini akan dilaksanakan pada April tahun depan. Jawa dan Bali menjadi dua wilayah yang paling dahulu dilakukan pembatasan. 

Persiapan peraturan yang dimaksud adalah persetujuan revisi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2005 tentang Harga Jual Eceran Domestik Bahan Bakar Minyak berada di tangan Sekretariat Negara. Selama menunggu aturan disahkan, pelaksana teknis tetap menyiapkan infrastruktur untuk mendukung pembatasan bahan bakar. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Banyak Warga Aceh Belum Peroleh Pengetahuan Terkait COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebagian besar warga di Aceh sampai saat ini disebut belum memperoleh pengetahuan mengenai virus...

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

More Articles Like This