Satgas: Penderita COVID-19 Umumnya Isolasi Mandiri, Kasus Baru di Aceh Bertambah 21

Satgas: Penderita COVID-19 Umumnya Isolasi Mandiri, Kasus Baru di Aceh Bertambah 21
Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Dok. Humas Setda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan penderita COVID-19 yang sedang dirawat saat ini sebanyak 1.104 dan umumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang melakukan isolasi mandiri. Sementara kasus baru konfirmasi positif COVID-19 bertambah 21 orang.

“Penderita COVID-19 di rumah sakit sebanyak 152 orang (13,8 persen), yang paling banyak (86,2 persen) melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” ujar jubir yang akrab disapa SAG itu dalam keterangannya, Jumat (20/11) malam.

SAG menjelaskan, Satgas COVID-19 Aceh dan kabupaten/kota sudah mempersiapkan sebanyak 92 tempat tidur (TT) di ruang Intensive Unit Care (ICU) bagi penderita Covid-19 dengan gejala berat, dan 635 TT di ruang isolasi penderita ringan. Namun, yang terpakai saat ini 22 TT di ruang ICU dan 130 TT di ruang isolasi rumah sakit.

Selain mempersiapkan tempat perawatan dan isolasi di rumah sakit, Satgas COVID-19 juga memiliki tempat isolasi bagi OTG dengan kapasitas 69 tempat tidur (TT), namun yang terpakai saat ini hanya 2 TT, yaitu di Kota Sabang.

Menurutnya, rendahnya pemakaian TT di rumah sakit maupun di tempat isolasi yang disediakan karena jumlah kasus konfirmasi baru harian kian rendah dan umumnya OTG, meningkatnya jumlah penderita COVID-19 yang sembuh dalam empat pekan terakhir.

“Tren turunnya kasus baru dan meningkatnya jumlah penderita yang sembuh dapat kita pertahankan dalam jangka panjang, melalui menerapkan protokol kesehatan dalam segala aspek kehidupan sehari-hari,” kata SAG.

Kasus Kumulatif Capai 8.064

Sementara itu, ia melaporkan kasus akumulatif COVID-19 sejak kasus pertama diumumkan pada akhir Maret lalu hingga hari ini sudah mencapai 8.064 orang. Dari jumlah itu, penderita yang dirawat saat ini 1.104 orang, sembuh 6.659 orang, dan 301 orang meninggal dunia.

SAG menjelaskan, kasus baru konfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan 21 orang meliputi warga Kota Banda Aceh dan Kota Langsa sama-sama 5 orang. Kemudian warga Aceh Selatan sebanyak 2 orang, warga Kota Sabang, Aceh Jaya, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang, masing-masing 1 orang. Sisa 3 orang lainnya merupakan warga luar daerah.

“Tidak ada penderita COVID-19 yang dilaporkan sembuh maupun meninggal dunia hari ini,” sebutnya.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.