Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Pakai E-Voting Pilik Ketua OSDIQ

Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Pakai E-Voting Pilik Ketua OSDIQ
Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Pakai E-Voting Pilik Ketua OSDIQ. (Foto: Dok. DIQ)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Santri Dayah Insan Qurani Kabupaten Aceh Besar melaksanakan pemilihan Ketua-Wakil Ketua Organisasi Santri Dayah Insan Qurani (OSDIQ) putra dan putri pada Jumat (29/1) malam. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSDIQ itu berlangsung dengan menggunakan aplikasi e-voting yang merupakan karya hasil pengembangan seorang guru dayah setempat.

“Aplikasi tersebut merupakan karya Rahmatul Fahmi, salah satu dewan guru dayah setempat. Seluruh santri melakukan pemilihan bergantian dengan memasukkan nomor induknya masing-masing,” ujar Sekretaris Dayah Insan Qurani, Ustaz Alfirdaus Putra, dalam keterangannya, Sabtu (30/1).

Ia menyebut, khusus bagi dewan guru, dapat memilih dengan nomor WhatsApp dan password khusus. Lalu, pasangan kandidat tampil di layar monitor untuk dipilih.

Sementara real count hasil pemilihan dua pasang kandidat putra dan putri ditampilkan secara langsung di layar proyektor di halaman sekolah, pada saat pemilihan sedang berlangsung.

Kedua pasang kandidat Ketua dan Wakil Ketua OSDIQ putra, yaitu Uli Satria – Achmad Ovid Kausar dan M. Azka Rizal – Tuah Lingga turut menyaksikan proses pemilihan. Demikian juga pasangan kandidat putri, Nafisah Alfathiyah Baziad – Naila Sahrani dan Maria Ulfah – Maj’inal Jannah.

Pemilihan yang dimulai pukul 21.30 WIB selesai pada pukul 23.45 WIB dan diikuti oleh 789 pemilih.

Alfirdaus menyampaikan, pasangan kandidat putra, Uli Satria – Achmad Ovid Kausar unggul dan menjadi Ketua dan Wakil Ketua OSDIQ terpilih dengan perolehan 202 suara. Pasangan M. Azka Rizal – Tuah Lingga memperoleh 178 suara.

Sedangkan pasangan kandidat putri, Nafisah Alfathiyah Baziad – Naila Sahrani ditetapkan sebagai pasangan Ketua dan Wakil Ketua OSDIQ Putri terpilih dengan perolehan 348. Pasangan Maria Ulfa – Maj’inal Jannah memperoleh 70 suara.

Lebih lanjut, Alfirdaus mengapresiasi inovasi para santri dalam melaksanakan pemilihan ketua OSDIQ, sebagai bentuk pembelajaran.

Ia berpesan kepada santri agar menjadikan organisasi sebagai wadah untuk pembelajaran bagi mereka, melatih tanggung jawab dan team work.

“Organisasi juga sebagai wadah pembelajaran, mampu menjadi tauladan bagi adik-adik dalam pelaksanaan pogram dan juga aturan-aturan, senantiasa mengedepankan konsep pembinaan dan kekeluargaan, selamat bagi ketua yang terpilih,” sebutnya.

Sementara itu, kreator aplikasi e-voting Insan Qurani, Rahmatul Fahmi menyampaikan, pembuatan dan penggunaan aplikasi e-voting bertujuan untuk menyederhanakan proses demokrasi santri di Dayah Insan Qurani.

“Aplikasi e-voting ini bertujuan untuk memperkenalkan metode pemilihan raya yang efisien kepada santri, sederhana, dan hasilnya dapat langsung diketahui secara realtime dan dapat dipantau bersama-sama,” ujar Rahmatul.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.