Tuesday, February 18, 2020

Resmi Ditutup, Berikut Para Juara Kompetisi Sains Madrasah Provinsi Aceh 2019

Must Read

FOTO | Laga Perdana IPL

Pemain Persiraja Imral Usman mengejar bola dari pemain Persija pada pertandingan pembuka Indonesia Primer League di lapangan Lhong Raya...

Warga Muhammadiyah Mulai Tarawih

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ratusan warga Banda Aceh yang tergabung dalam organisasi massa Muhammadiyah menunaikan ibadah salat tarawih...

FOTO | Cat Tugu Iskandar Muda

Seorang prajurit mengecat patung tentara dan gajah di Tugu Kodam Iskandar Muda, Rabu (18/1). Gajah putih merupakan legenda Kerajaan...

Ruko di Simpang Surabaya Terbakar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Satu unit rumah toko (ruko) di sisi Jalan T. Hasan Dek, Simpang Surabaya, Kecamatan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Tahun 2019 Kementerian Agama Provinsi Aceh resmi ditutup, Kamis (15/8). Kabag TU Kemenag Aceh, Saifuddin menutup kegiatan tersebut, di aula Jeddah Asrama Haji Aceh serta diikuti pembagian penghargaan berupa piala, piagam dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Dalam sambutannya ia mengharapkan kepada para juara Kompetisi Sains Madrasah itu untuk dievaluasi guna persiapan jelang berkompetisi pada tingkat nasional.

“Lakukan evaluasi untuk persiapan kompetisi nasional, dan kami minta para penanggungjawab segera men-TC (pemusatan latihan) anak-anak yang akan menuju kompetisi tingkat selanjutnya,” ujar Saifuddin.

Dikatakannya, kita serius mengirim siswa Aceh ke KSM tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Manado.

“Sejak dahulu orang Aceh itu terkenal pintar, jadi kalau misalnya pada KSM tahun lalu di Yogyakarta mendapat peringkat ke 6, mudahan tahun ini di Manado harus dapat prestasi lebih tinggi,” harapnya.

Ia juga mengatakan untuk mengukur kembali nilai-nilai yang diperoleh oleh anak-anak kita, kita perlu memacu semangat mereka lebih baik, moment ini juga menjadi barometer untuk evaluasi kemampuan anak didik di masing masing madrasah.

“Jadi, nanti jelang berangkat ke Manado, TC sudah diintensifkan, kita inginkan yang berangkat paling tidak nilainya minimal 80,” ucap Saifuddin.

Setelah proses training center (TC) dan pembinaan, kemudian kita tes kembali, jangan kita kalah menyalahkan perangkat dan sistem.

Ia menjelaskan masuk dan seleksi  ke madrasah sangat ketat, “Kita inginkan kualitas bukan kuantitas, tunjukkan kita bisa, punya kualitas, dan belajar lagi untuk menempa kemampuan, itu harapan kita,” sebutnya.

“Insyaallah dengan belajar dan semangat kita yakin akan mendapat medali,” sambung Saifuddin.

Ia meminta kepada panitia untuk mencatat semua perolehan nilai peserta dan juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan KSM tahun ini. Ia menginginkan siswa siswi Aceh mampu bersaing tingkat nasional, jadi kalau ada kendala harus segera dicari solusi.

“Ini penting sebagai data awal dalam rangka pemetaan dan tindak lanjut pembimbingan yang harus kita lakukan nanti sebelum mengikuti KSM tingkat nasional,” ujar Saifuddin didampingi Kabid Penmad, M. Idris.

Kompetisi Sains Madrasah tingkat Provinsi Aceh tahun 2019 ini mengangkat tema “Integrasi sains dan Islam menuju Madrasah Hebat dan Bermartabat”, dan dibuka langsung oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Daud Pakeh di Asrama Haji, Rabu (14/8). 

Untuk lokasi tes,  tersebar di lima tempat yang berbeda, yaitu MAN 1 Banda Aceh, MAN 2 Banda Aceh, MTsN 1 Banda Aceh, MTsN 2 Banda Aceh, dan MTsN 4 Banda Aceh. KSM tahun 2019 ini dibagi dalam dua sesi, sesi pertama mulai pukul 08.00-09.30 WIB untuk tingkat MI/MTs. Kemudian sesi kedua pukul 10.30-12.30 untuk tingkat MA.

Adapun bidang studi yang diujikan pada KSM tingka provinsi ada 11, tingkat MI: Matematika terintegrasi & IPA terintegrasi, tingkat MTS: Matematika terintegrasi, IPA terpadu terintegrasi, IPS terpadu terintegrasi, tingkat MA: Matematika terintegrasi, Fisika terintegrasi, Kimia terintegrasi, Biologi terintegrasi, Ekonomi terintegrasi, Geografi terintegrasi.

Pada kesempatan tersebut, ia mengapresiasi pelaksanaan KSM Provinsi Aceh 2019 yang berjalan lancar dan sukses. Ia berharap banyak anak-anak Aceh yang berhasil di tingkat nasional nantinya.

Saifuddin juga menitip pesan khusus kepada Kabid dan Kasi Penmad untuk fokus pada peningkatan kualitas siswa siswi Madrasah dan tidak hanya kuantitas.

Penutupan tersebut dihadiri Kabid Penmad, M Idris, Kabid PAI Muntasyir, Perwakilan Dinas Pendidikan Aceh dan para Kakankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh.

Berikut pemenang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Aceh tahun 2019:
                              
Jenjang MI/SD
– Bidang Matematika terintegrasi:
1. Juara 1, Syahril Ramadhani (MIN 31 Aceh Besar).
2. Juara 2, Muhammad Fairuzi (MIS Paya Ateuk Aceh Selatan).
3. Juara 3, Najla Afra (MIN 7 Aceh Jaya).

– Bidang IPA terintegrasi:
1. Juara 1, Naufal Azhima (SD N 1 Bireun),
2. Juara 2 Nabilul Kamal (SD Islam terpadu Azkiya Bireun).
3. Juara 3 Sahla Saida Zaafirah Rahmah (MIN Teladan Banda Aceh). 

Jenjang MTS/SMP
– Bidang Matematika terintegrasi:
1. Juara 1 Muhammad Fityan Hadi (MTSs Jeumala Amal Pidie Jaya).
2.  Juara 2 Zahratun Nabila (MTsS Darul Falah Sebenok Johan Aceh Timur).
3. Juara 3 Rafif Oriza (MTsS Tgk.Chiek Oemar Diyan Aceh Besar).

– Bidang IPA Terpadu Terintegrasi:
1. Juara 1 Muhammad Arif Khalfani Ismail (SMP Fatih Bilingual School Banda Aceh).
2. Juara 2 Ahmad Faiz Musyaraf (MTsS Tgk.Chiek Oemar Diyan Aceh Besar).
3. Juara 3 Muhammad Ghazi Alfghiffari (MTsS Jeumala Amal Pidie Jaya).

– Bidang IPS terpadu terintegrasi:
1. Juara 1, Aviva Khalila (MTsN Model Banda Aceh).
2. Juara 2, Sitti Nurhidayati (MTsN 1 Aceh Tamiang).
3. Juara 3, T.Faizul Amar (MTsN 1 kota Lhokseumawe).                

Jenjang MA/SMA

– Bidang Matematika terintegrasi:
1. Juara 1, Raudhatul Khaira (MAS Ulumul Qur’an Langsa).
2. Juara 2, Ahmad Faqih Al-Ghiffary (SMA Fatih Bilingual School Banda Aceh).
3. Juara 3, Raudhatul Jannah (MAS Bunga Al- Qur’an Aceh Singkil).

– Bidang Biologi terintegrasi:
1.  Juara 1, Rizki Ananda (MAS Jeumala Amal Pidie Jaya).
2. Juara 2, Mutia Rahmi (MAS Seunuddon Aceh Utara).
3. Juara 3 Putri Raihan (MAN Lhokseumawe).

– Bidang Fisika terintegrasi:
1. Juara 1, Ilham Darni (SMA Fatih Bilingual School Banda Aceh).
2. Juara 2, Intan Ananda (MAN 4 Aceh Utara).
3. Juara 3, Nurul Asra (MAS Lamno  Aceh Jaya).

– Bidang Kimia terintegrasi;
1. Juara 1 Al- Qausar Bin Abdullah (SMA Fatih Bilingual School Banda Aceh).
2. Juara 2 Putri Saharani (MAS Al Munjiya Aceh Selatan).
3. Juara 3 Aufa Annisak (MAN Insan Cendikia Aceh Timur).

-Bidang Ekonomi terintegrasi:
1. Juara 1, Farid Muhammad Arie (MAN Model banda Aceh).
2. Juara 2, Muhammad Zaki Hardika (MAS Jeumala Amal Pidie Jaya).
3. Juara 3, Fitri Nurbaini (MAS Safinatussalamah Gayo Lues).

-Bidang Geografi terintegrasi:
1. Juara 1, Atsil Syahgibran (MAN Model Banda Aceh).
2. Juara 2, M.  Faris Abulkhair (MAN 1 Aceh Barat).
3. Juara 3 Muhammad Hanif (SMA Fatih Bilingual School Banda Aceh).[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This