Friday, April 10, 2020

Ratusan Murid SD Doa Tolak Gempa

Must Read

Dua Pemasok Senjata ke Aceh Ditangkap

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Polisi menangkap dua orang yang diduga memasok senjata kepada kelompok bersenjata yang diduga teroris di...

FOTO — BMW Terbakar

Satu unit mobil jenis BMW terbakar di lintasan Jalan Banda Aceh-Medan atau tepatnya di depan Sekolah Kepolisian Negara (SPN)...

Deplu Segera Verifikasi Imigran Sri Lanka

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Departemen Luar Negeri akan memverifikasi imigran Sri Lanka yang terdampar di Perairan Babah Lueng,...

Tradisi Meugang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Masyarakat Aceh memiliki tradisi unik yang mungkin tak ditemukan di daerah lain Indonesia, dalam...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pascagempa berkekuatan 8,5 pada skala Richter yang terjadi kemarin sore, ratusan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 di Jalan Chik Ditiro, Banda Aceh, mengikuti doa bersama sebelum memulai pendidikannya dimulai pagi tadi, Rabu (12/4/2012).

Doa dipimpin seorang guru agama. Guru dan murid berharap agar Aceh tidak dilanda gempa susulan dengan skala tinggi yang menyebabkan tsunami.

“Kami dan anak-anak berdoa tolak bala semoga Aceh tidak dilanda bencana lagi,” kata Siti Fachriahanum, Kepala Sekolah SDN 3 Banda Aceh.

Menurut Siti, di sekolahnya ada 486 murid, saat gempa dengan kekuatan 8,5 SR terjadi pukul 15:38 WIB terjadi kemarin, anak-anak sedang ada di sekolah. Kepanikan yang terjadi menyebabkan murid menjadi trauma.

“Doa ini juga untuk pemulihan trauma para murid,” kata Siti.

Siti tidak meliburkan sekolah hari ini, namun ia sudah berencana menghentikan proses belajar bila gempa susulan terjadi. Pihaknya berharap, para orang tua siaga dan menjemput anak-anaknya kalau gempa terjadi.

“Kita akan amankan anak-anak dulu, baru tutup sekolah kami berharap kalau gempa orang tua segera jemput,” kata Siti.

Siti mengaku pihaknya belum mengetahui apa yang harus dilakukan bila terjadi gempa dan tsunami. Pasalnya, di sekolah ini belum pernah diselenggarakan pelatihan tanggap bencana.

“Kami harap pihak terkait bersedia mengajarkan kami dan murid-murid menyikapi bencana,” katanya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Banyak Warga Aceh Belum Peroleh Pengetahuan Terkait COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebagian besar warga di Aceh sampai saat ini disebut belum memperoleh pengetahuan mengenai virus...

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

More Articles Like This