Thursday, April 9, 2020

Produsen Mogok, Tahu Hilang di Pasar

Must Read

Aceh Digoyang Gempa 5,3 SR

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Masyarakat Aceh dikejutkan oleh gempa yang mengguncang kawasan itu pada pukul 21.20 WIB, Senin...

FOTO | Unggul 2-1

Pemain Persiraja Yudi Khairudin melakukan tendangan ke arah gawang Persebaya pada pertandingan Indonesian Premier League di Stadion Lhong Raya...

Konser God Bless

Personil kelompok musik God Bless, Ahmad Albar dan Ian Antono tampil menghibur ribuan penggemarnya di Lapangan Blang Padang, Banda...

Partai Nasdem Protes Rekap Suara Pidie

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Partai Nasional Demokrat memprotes data perolehan suara yang telah direkapitulasikan oleh Komisi Independen Pemilihan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Produsen tahu di Banda Aceh sudah melakukan mogok kerja sejak tiga hari lalu karena mahalnya harga kacang kedelai. Akibatnya, tahu mulai hilag di pasar.

Pantauan acehkita.com, sejumlah pedagang di pasar Peunayong dan pasar Seutui Banda Aceh sudah mulai tidak menjual tahu akibat tidak diproduksi. Hal ini disebabkan karena mahalnya harga kedelai dipasaran.

Zulbahri (32), salah seorang pedagang di Pasar Seutui, mengatakan, mulai hari ini dirinya tidak menjual tahu karena produsen masih mogok kerja. Padahal, minat beli masyarakat terhadap tahu sangat besar.

“Hari ini sudah banyak warga yang minta tahu. Tapi gak ada barang,” kata Zulbahri.

Menurutnya, harga tahu di pasar kini mencapai Rp50.000 perpapan dari harga sebelumnya berkisar Rp40.000-Rp45.000. Untuk satu papan, kata Zulbahri, bisa menghasilkan sebanyak 100 potong tahu.

“Sekarang kami jual Rp2000 untuk tiga potong,” jelasnya. “Kami berharap, harga kacang kedelai turun sehingga produksi tahu dapat berjalan lancar,” harapnya.

Hilangnya tahu di pasar, kata Zulbahri, menyebabkan sejumlah pedagang kehilangan pelanggan. “Kami (pedagang) juga susah tidak ada tahu karena rata-rata pembeli meminta tahu sebagai pelengkap sayuran,” ujarnya.

Salah seorang pedagang di pasar Peunayong, Dedi, juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, tahu mulai hilang di pasar sejak kemarin akibat produsen tahu mogok kerja. “Gak ada tahu. Sudah dari kemarin gak ada tahu,” katanya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This