Thursday, April 2, 2020

PP Sabang Sedang Dibahas

Must Read

Berburu Rusa di Lhok Keutapang

M. Yusuf (51), memasang perangkap rusa di kawasan pegunungan Glee Lhok Keutapang, Peukan Bada, Aceh Besar, Sabtu (8/5) malam....

Wow, Pengemis di Banda Aceh Miliki Paspor dan Emas

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah merazia gelanangan dan pengemis di Kota Banda...

Mahasiswa Protes Proyek Videotron Dinas Pendidikan Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Puluhan mahasiswa Universitas Syiah Kuala berunjukrasa memprotes proyek pembangunan videotron oleh Dinas Pendidikan Aceh,...

Akik, Permata Setengah Mulia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sujatmiko, Geolog dari Universitas Soedirman, Bandung yang juga ahli batu mulia, menyebutkan bahwa batu...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

ACEHKITA | BANDA ACEH – Wakil Presiden Jusuf Kalla berjanji akan mempercepat keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengolaan kawasan bebas Sabang. Menurut Kalla, hari ini Departemen Dalam Negeri sedang mengelar rapat untuk menyelesaikan lahirnya aturan tersebut.

“Saya baru dilaporkan walikota tentang PP tersebut, sekarang sedang dirapatkan di Jakarta, saya kasih waktu satu minggu untuk menyelesaikan ini,” jelasnya saat berdialog dengan tokoh Partai Aceh, di Banda Aceh, Sabtu, (13/5).

Kalla menambahkan, ada 12 kementerian terkait yang harus memberikan kewenangannya pada Sabang. Menurutnya pemerintah pusat sudah sepatutnya mempercepat otonomi daerah.

“Insyaallah dalam waktu tidak lama lagi aturan itu akan keluar. Yang paling mengetahui daerah itu pemerintah daerah, Jakarta hanya mengatur lalulintasnya saja,” Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf kalla juga berjanji akan memperjuangkan beberapa aturan dalam MoU Helsinki yang belum diimplementasikan dalam undang-undang No 11 tahun 2006, tentang Pemerintah Aceh. Ia menyarankan agar DPRA berkoordinasi dengan DPR pusat nantinya.

“Memang masih ada perbedaan pendapat soal UUPA, kedepan perlu kita perbaiki dengan amandemen atau apalah, yang tidak bisa dirubah hanya al Quran dan Hadist,” Sebutnya.[]

Previous articleSerahkan Foto
Next articleMangrove

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This