Saturday, April 4, 2020

Polresta Banda Aceh Bekuk Pencuri Senjata

Must Read

Penjualan iPhone 4S Pecahkan Rekor

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Kehebobahan gadget baru dengan logo apel tergigit ternyata bukan isapan jempol. Selasa (11/10) kemarin, Apple...

Pesta Muda ke Delapan Besar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Tim SSB Pesta Muda Pidie lolos kebabak delapan besar, setelah membungkam kesebelasan SSB Azones Ajun...

Panglima Al Qaeda Pase Menyerah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Mukhtar Al Faruk, yang disebut-sebut sebagai Panglima Tandzim Al Qaeda Serambi Mekkah wilayah Pase,...

Ulama Bireuen Diminta Susun Draf Qanun

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Menyusul dibentuknya Lembaga Badan Dayah sebagai salah satu instansi baru di Bireuen, Bupati Ruslan M....
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Jajaran Kepolisian Resort Kota Banda Aceh berhasil menangkap dua remaja yang diduga mencuri senjata api jenis Revolver kaliber 38 milik anggota Ditlantas Kepolisian Daerah Aceh.

Aipda Ardian Fahmi kecurian senjata api kala melaksanakan ibadah salat Tarawih pada Rabu (8/6/2016) di Masjid Babul Taqwa Asrama Polisi Lamteumen Timur. Saat itu, senjata, buku tabungan, uang tunai, dan surat kendaraan disimpan di dalam bagasi sepeda motor.

Pelaku, dua remaja yang berinisial MOB (20 tahun) dan AS (18 tahun) membongkar jok sepeda motor Aipda Ardian Fahmi dan mengambil senjata Revolver beserta amunisinya.

Sadar dirinya menjadi korban pencurian, Aipda Ardian Fahmi melapor ke polisi. Kepolisian Resort Banda Aceh membentuk tim khusus untuk mencari pelaku.

Sekitar 48 jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap MOB dan AS tak jauh dari lokasi kejadian pada Kamis (9/6/2016) sore.

“Pelaku berhasil kita tangkap. Lokasinya masih di kawasan Lamteumen,” ujar Kapolresta Banda Aceh Kombes Teuku Saladin kepada wartawan, Sabtu (11/6/2016).

Kapolresta Saladin mengimbau agar personel polisi agar tidak lengah dalam menyimpan senjata api miliknya.

“Senjata api itu ibarat “istri pertama” bagi polisi. Jadi kita jaga lebih dari istri asli,” ujar Saladin. []

GHAISAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This