Saturday, April 4, 2020

Polisi Tangkap Agen Penjualan Kulit Harimau

Must Read

FOTO | Suasana Rumah Duka Korban Gempa

Suasana rumah duka Riyanda Syahputra, bocah Subulussalam Utara yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan pada gempa Singkil. Korban disemayamkan...

Wakil Bupati: Bentrokan Singkil di Luar Dugaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Wakil Bupati Aceh Singkil Dulmursid menyebutkan, bentrokan antarwarga yang menyebabkan satu warga meninggal dan...

Kejuaraan Balap Berkonsep ‘Sport Tourism’ Digelar di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pada Kejuaraan Nasional Firelli Motoprix seri 5 Region I Sumatera yang berlangsung di Sirkuit...

TNI Bangun Lintasan Jantho-Lamno

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Jalan tembus yang menghubungkan Jantho di Aceh Besar dengan Lamno di Aceh Jaya akan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Seorang agen penjualan kulit harimau berhasil ditangkap aparat Kepolisian Daerah Aceh di kawasan Cot Gapu, Bireuen. Polisi ikut menyita dua kulit harimau dan sebungkus tulang belulang segar.

Agen kulit harimau yang ditangkap berinisial AS, 45 tahun, warga Darul Imarah, Aceh Besar. AS ditangkap pada 17 Maret lalu setelah tiga hari menyelidiki dan mengintainya.

“Anggota kita¬† menyamar untuk membeli dan saat pelaku menunjukkan barang kita tangkap,” kata Kepala Subdirektorat Kriminal Khusus Polda Aceh AKBP Mirwazi kepada wartawan, Senin (21/3/2016).

Polisi memperoleh informasi adanya perdagangan satwa berupa kulit harimau. Lalu polisi bergerak dan memantau gerak-gerik AS, yang memperoleh pasokan dari M, 45 tahun, warga Takengon, Aceh Tengah.

“M pemilik barang melarikan diri dan sekarang kita jadikan DPO (buronan),” jelasnya.

M, menurut data kepolisian, pernah ditangkap polisi pada 2014 lalu dan disidang di Pengadilan Negeri Takengon.

Harimau yang dibunuh M ini ditaksir berusia 4 sampai 5 tahun. Polisi yang kini menyita kulit harimau hasil buruan di pegunungan Aceh Tengah ini masih terus menyelidiki, termasuk jenis kelamin satwa dilindungi ini. []

GHAISAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This