Thursday, February 27, 2020

Polisi Rampas Kamera Jurnalis

Must Read

TPK Pegawai Negeri Tak Disiplin Akan Dipotong

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengharapkan agar pegawai negeri sipil di jajaran Pemerintah Aceh untuk...

Mahasiswa Tuntut Tragedi Simpang KKA Diusut

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Puluhan mahasiswa dan aktivis kemanusian berkonvoi keliling kota Banda Aceh, Sabtu (1/5), menuntut penyelesaian...

ASPPI Yakin Larangan Ngangkang tak Pengaruhi Pariwisata

BANDA ACEH |ACEHKITA.COM – Larangan duduk mengangkang yang diterapkan Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap perempuan yang duduk di atas sepeda...

Makin Pintar, Makin Canggih Korupsinya: Mahfud MD

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ketua Mahkamah Konstitusi Mohamad Mahfud MD mengaku prihatin dengan kasus korupsi yang marak terjadi...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Unjuk rasa mahasiswa Aceh menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Banda Aceh diwarnai aksi perampasan kamera jurnalis oleh intel polisi Polresta Banda Aceh di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) jalan Daud Beureueh, Banda Aceh, Selasa (27/3).

FOTO: Dira

Aparat menarik paksa kamera Muhammad Fadli, kontibutor stasion televisi ANTV. Kamera jurnalis televisi swasta nasional itu, dirampas saat merekam upaya paksa polisi menangkap mahasiswa.

“Kau ambil gambar aku, hapus itu…hapus!” kata Fadli, mengulang pernyataan intel tersebut. “Aku wartawan, aku sedang kerja bang,” jawab Fadli.

Namun aparat tak mengubris. Bahkan Fadli, sempat ditarik dan hendak dibawa. Melihat itu, sejumlah wartawan sontak membela Fadli, ia ditarik dari rangkulan polisi.

Wartawan meminta polisi mengembalikan kamera Fadli. “Kau balikin ngak? Kalau ngak ribut ini nanti!” ancam salah seorang jurnalis dalam kerumunan. Intel tersebut lantas mengembalikan kameranya.

Saat sedang liputan, Fadli mengantungkan pers card di lehernya. Menurut Riza Naseer, Ketua Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh, Fadli menjalankan tugasnya sesuai amanat Undang-undang pers dan sesuai pasal 2 Kode Etik Jurnalistik.

“Menunjukkan pers card, sesuai pasal 2 KEJ, lalu apalasan polisi merampas kamera jurnalis,” tegas Riza yang juga jurnalis Vivanews.com itu.

Kombes Pol Gustav Leo, Kabid Humas Polda, berharap kasus ini tidak diperpanjang. Dihadapan wartawan ia berjanji akan mengambil tindakan. Saat itu juga, Gustav mendamaikan Fadli dan pelaku yang kerap dipangil “Si Ambon” itu. “Jurnalis dan polisi kan patner,” kata Gustav.

Didik Ardiansyah, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Aceh, menyesali tindakan polisi. Menurutnya, polisi telah melakukan tindak penghalang-halangan kerja jurnalis, itu tindak melanggar hukum.

“Tindakan polisi salah, pertama menarik wartawan. Kedua meminta wartawan menghapus gambar, terlepas ia sudah damai itu tetap salah dan kita menyesali kasus itu,” katanya. “Harusnya polisi lebih pintar, masa wartawan yang diamankan!”[]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This