Thursday, April 2, 2020

Polisi Penembak Tentara Dituntut 10 Tahun

Must Read

Rossi Taklukkan Catalunya

BARCELONA | ACEHKITA.COM – Valentino Rossi akhirnya memenangi MotoGP setelah bersaing ketat dengan rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo...

Jalani Pengobatan Intensif, Mahasiswa Aceh di Mesir Butuh Uluran Tangan Dermawan

MESIR | ACEHKITA.COM - Mahasiswa Aceh di Mesir tengah menggalang dana untuk kesembuhan Muhammad Ikram Zamzami, yang saat ini...

CERPEN | Panyoet

“Mak, lihat panyoet yang Amin bawa tadi siang nggak?” Amin sibuk mencari lampu teplok baru yang dibelinya tadi siang....

FOTO | Tersangka Penyelundupan Sabu-sabu

Tersangka bersama 4,3 kilogram sabu-sabu yang berhasil ditangkap Kepolisian Daerah Aceh, Jumat (7/10). Sabu-sabu tersebut dipasok dari Kuala Lumpur...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Briptu Yasir Arafat, terdakwa penembak anggota Kodim 0101/Aceh Besar Serka Ismail Lopa, dituntut pidana 10 tahun penjara. Perbuatan anggota Samapta Polda Aceh yang berujung pada hilangnya nyawa prajurit TNI itu, dinilai memenuhi unsur tuntutan subsider dan melanggar pasal 338 KUHP.

“Kami meminta majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah dan dipidana 10 tahun penjara,” kata Surya Denta SH, Jaksa Penuntut Umum dalam sidang lanjutan beragendakan pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu (31/3).

Tuntutan itu lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya yang menjerat terdakwa dengan pasal berlapis dengan hukuman mati.

“Yang meringankan, terdakwa belum pernah terkait masalah hukum sedang yang memberatkan, korban merupakan tulang punggung keluarganya,” kata JPU Surya.

Mendengar tuntutan tersebut pengacara terdakwa Aulia Rahmat meminta waktu satu minggu kepada majelis hakim untuk mengajukan pembelaan tertulis terhadap tuntutan JPU. Majelis hakim yang diketuai M Arsyad Sundusin SH menunda sidang hingga 7 April mendatang.

Pantauan acehkita.com, sidang yang dimulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu, berjalan tertib. Meski demikian, sidang kesembilan kasus penembakan anggota TNI itu, juga diramaikan dengan peserta sidang dari perwakilan hukum, Polisi Militer Kodam Iskandar Muda, Kodim 0101/AB, Yonif 112/DJ, serta istri korban maupun warga Desa Cot Lamkuweuh, Meuraxa. []

15 COMMENTS

  1. bAGAIMANA TIDAK SOPAN DLM PERSIDANGAN,BIAR HUKUMANNYA 10THN..(TANGGAPAN ATAS GAYA OKNUM POLISI YASER ARAFAT,TERDAKWA PEMBUNUHAN SERKA ISMAIL LOPA) SUDAH JELAS BERSALAH,KENAPA HUKUMANNYA SERINGAN ITU,,?CONTOHNYA SJ ADA SESEOANG MENCURI BUAH SEMANGKA,HUKUMAN 2THN PENJARA..APALAGI MERAMPAS HAK NYAWA SESEORANG,BETAPA S…AKITNYA,COBA HAL ITU DIALAMI KELUARGA SENDIRI,BGMNA TANGGAPAN SAUDARA..

    BAGIMANA SELANJUTNYA KE 3 ANAK YATIM SAYA,SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEHIDUPANNYA DI MASA DEPAN,KARENA AYAHNYA DIRAMPAS NYAWANYA OLEH OKNUM POLISI BRIPTU YASIR ARAFAT.POLDA NAD. SAYA BUKAN KOMENTAR PADA SIAPAPUN,TP PADA DIRI SAYA SENDIRI.BUKTI DAN FAKTA DI MANA LETAK KEADILAN ITU…SAYA TIDAK SANGGUP UTK MENYEWA… PEMBELA DAN PENGACARA…SAYA HANYA SEORANG JANDA DENGAN BEBERAPA ANAK YATIM….

  2. Jangan la merajuk Apa Lambak,sy cuma bergurau saja,sy liat komen di rubrik2 lain dah pada panas smua sy mau masuk gk ada bahan di rubrik ni ada bahan sy masuk la buat bercanda biar suasana rilexs sikit,,,

  3. Bujang di rantau dan Ayahwa Koh Takoe….
    Menyeu lage nyan… Jiet Apa Lambak kalen peu yg awak droe peugah… Insya Allah ken keu Apa Lambak tapi beu jroeh ke tanyou mandum… Kadang ureng yg hana meuphom masaalah tapi meyak peuhancu lom tanoh geutanyo harus tahadapi ngen cara lage nyan….. Menyeu teungku GM peugah haruslah ”taktis”. Awai jipeuget kontes waria. Habeh nyan dipakuru lom ureng aceh ngen ureng jawa. Padahai tanyou ken ka dame… Insya Allah menyeu tanyou sabar dan taktis beu jroeh keuh keu tanyo mandum beh…. Teurimenggenaseh

  4. Hai Apa Lambak bek neu peu male loen, hamboe laju… Pu hana teu ingat haba gure peugah dile..? Jangan kalah sebelum bertanding.

  5. Ngak jadi, ngak jadi aahhhhhhhhh…heeeee
    ada yg dengki seeeehh dan jadinya malas aja berhadapan ama Pendengki !

  6. Dikritik gitu aja langsung keder… mesti punya semangat dong, ayo kamu bisa (or NOT) 🙂 🙂

  7. Kalo Lambak jadi redaktur jangan2 media dia sering buat berita2 sangsi, palsu dan penuh dugaan keliru.
    Bisa bangkrut dan tutup kantor medianya digugat orang… 🙂

  8. apa lambak ,,bagusnya kamu jadi redaktur
    Acehkita.com saja atau membuka media baru
    seperti Acehkita,,atau serambi ind,,dan semacamnya,,atau media tv lokal yg dapat menyorot ketimpangan2 yg terjadi di kampung dan di kota..sehingga dapat memajukan daerah dari ketertinggalannya,,,kalo di negara maju
    tv lokal paling berfungsi untuk mengkomplain
    pemerintah atau pihak yg bertanggung jawab
    atas ketimpangan2 yg terjadi,..di desa dan di kota..

  9. Alenia terakhir okeh juga tuh….
    Ini namanya sekaligus berita prediksi….
    Berita terduga ditambah prediksi berita tak terduga
    Semoga tak terjadi Lah….!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This