Thursday, April 9, 2020

Polisi Masih Buru Penculik Pekerja Asing

Must Read

Sejumlah Rumah Rusak di Mane Akibat Gempa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- Sejumlah rumah di Kecamatan Mane, Pidie mengalami kerusakan akibat gempa 5,6 Skala Richer. Namun belum...

Orang Berpuasa Diidamkan Surga

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Suatu kemuliaan bagi manusia seandainya menjadi orang yang diidamkan surga. Orang yang melaksanakan ibadah...

Rabu, 1.200 Turis Asing Singgah di Sabang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- Kapal pesiar MS Artania jenis GT 44656 yang membawa 1.200 wisatawan dan 500 kru akan...

Polisi Bireuen: Pelaku Gunakan AK-47

BIREUEN | ACEHKITA.COM -- Kepala Kepolisian Resor Bireuen AKBP Yuri Karsono menyebutkan, dalam menajalankan aksinya pelaku pemberondongan pekerja galian...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

LANGSA | ACEHKITA.COM — Kepolisian Resort Aceh Timur masih memburu kawanan penculik warga negara Skotlandia- Inggris Raya, Malcomi Primerose, yang diculik kelompok bersenjata di Lubuk Pimping, Peureulak, kemarin.

Kepala Kepolisian Resort Aceh Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Muhajir menyebutkan, pengejaran pelaku penculikan pekerja PT Medco E&P Malaka Aceh Timur itu melibatkan satu kompi polisi dan satu peleton TNI.

“Pencarian saat ini dipusatkan di kawasan Ranto Panjang,” kata Muhajir saat dihubungi via telepon, Rabu (12/6/2013).

Menurut Muhajir, hingga kini polisi masih belum mengetahui motif penculikan dan identitas kelompok penculik. Polisi masih terus berupaya mencari lokasi persembunyian enam penculik bersenjata tersebut.

“Pasukan kita masih melakukan pengejaran,” ujarnya.

Menurut Kapolres, Malcomi Primerose sudah lama bekerja di Aceh. Sebelum di Medco, ia bekerja di Exxon Mobile di Lhokseumawe.

Seperti diberitakan sebelumnya, Malcomi Primerose diculik di Dusun Simpang Palang, Desa Lubuk Pimping, sekembali dari lokasi pengeboran Medco di Matang Satu, Blang Simpo. Penculikan dilakukan oleh enam pria bersenjata. Dalam menjalankan aksinya, mereka menggunakan tiga pucuk senapan laras panjang dan satu pistol jenis FN. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This