Wednesday, February 26, 2020

Polisi Janji Tindak Pelaku Perambahan Hutan

Must Read

Subhanallah, Ada Lafaz Allah di Daging Meugang

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Sejumlah warga di Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara, Minggu (6/11) dihebohkan dengan ditemukannya lafaz...

Ajang Uji Kekuatan Bagi Persiba

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Juara Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011, Persiba Bantul, akan berhadapan dengan Semen Padang...

‘The Big Four’ Mulus

INGGRIS. acehkita.com-Tiga dari empat tim papan atas Liga Inggris meraup poin penuh pada lanjutan Premier League, Sabtu (4/4)....

Racer Aceh

Seorang racer melaju dalam kecepatan penuh di sirkuit Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Minggu (26/4). Sejumlah pembalap dari...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

SIGLI | ACEHKITA.COM — Aparat Kepolisian Pidie berjanji akan menindak tegas pelaku perambahan hutan. Pasalnya meski jeda tebang diberlakukan, pembalakan liar masih terjadi di Pidie. Lima daerah rawan pemabalakan liar ada di Kecamatan Geumpang, Mane, Tangse, Tiro, dan Padang Tiji.

Kapolres Pidie Moffan MK, mengatakan, upaya pengamanan hutan semakin ditingkatkan. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Pidie acap kali menggelar razia. “Kita tetap tindak tegas pelaku perambahan hutan,” janji Moffan saat ditemui wartawan, Jumat (30/10).

Moffan menambahkan, kondisi hutan Pidie sangat mengkhawatirkan, sebab di sejumlah titik sudah gundul. Bahkan upaya reboisasi yang dilakukan Dinas Kehutanan belum maksimal. Para pelaku pembalakan liar juga semakin berani merambah hutan. “Saya pribadi akan turun tangan untuk menangkap pelakunya,” tegasnya.

Moffan meminta kepada seluruh masyarakat dan termasuk cukong kayu agar tidak lagi merambah hutan, sehingga akan menimbulkan bencana bagi masyarakat. “Kita berharap adanya kesadaran masyarakat untuk melindungi hutan,” pintanya. []

5 COMMENTS

  1. kenapa mesti di berantas ,, nanti bapak polisi nggak ada komisi lagi sama si pemotong,, kan sayang bapak polis nggak ada uang lagi,, gaji bapak polisi mana bisa cukup dg dua juta perbulan haruslah ber miliar Rp sedangkan sipemotong hanya sikit saja dapat untung, kalau dibanding dg pihak yang berwajib hahaha,, jangan lagi di jajah,, keluarkan lah pikiran yang bijak untuk rakyat,, dikarnakan bapak polisi mengkropsi uang sama sipemotong makanya undang undan yang pemerintah aceh buat tak berjalan,, sekarang kodam di aceh mau bekerja secara fropisional sebab rak yat sekarang suka menuntut heheheh

  2. sekarang di desa pt gotong royong pidie jaya sampai kemaren masih banyak orang potong kayu ,untuk apa bapak polisi kolou pekara ini masih bergejolak tak boleh di jagakan .untuk apa polisi makan gaji haram saja ,

  3. sampai sekarang di pidie jaya masih banyak orang potong kayu di gunung untuk di perjual kan ke perabot 2.,kolou bapak polisi pekara ini tidak di tuntas kan maka tak lama lagi akan ada bencana ,kalou boleh bapak polisi harus siap siaga kantrol tiap hari di pinggir gunung kolou boleh buat pos di pinggir gunung ,karna masyarakat takut bilang tokee kayu karna kebanyakan orang gam yg jual kayu,di desa 2 yg dekat dg gle

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This