Saturday, December 3, 2022
spot_img

Plt Gubernur Temui Dubes Arab Saudi Minta Tambahan Kuota Haji untuk Aceh

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bertemu Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Esam Abid Althagafi di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Kamis (16/7). Pertemuan itu membahas penambahan kuota untuk calon jemaah haji asal Aceh.

“Dalam pertemuan tadi, kita membahas tentang penambahan kuota haji untuk jamaah calon haji asal Aceh. Daftar tunggu kita mencapai 30 tahun, jadi kuotanya harus lebih besar karena persentase calon jamah haji kita lebih besar jika dibandingkan dengan provinsi lain,” ujar Nova dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7).

“Apalagi, Aceh memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan ibadah haji sendiri dalam bingkai NKRI. Hal ini sesuai UUPA 11 tahun 2006 dan UU44 tahun 1999. Nantinya, kita akan menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama RI,” sambung Nova.

Sebagaimana diketahui, kata Nova, kekhususan tentang penyelenggaraan ibadah haji Aceh tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan UU Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh.

“Dalam pertemuan tadi, kondisi ini sudah kita sampaikan. Kita tentu berharap agar Dubes Arab Saudi segera menyampaikan kondisi calon jamaah haji asal Aceh ini kepada Pemerintah Arab Saudi dan Raja Salman, juga pihak terkait, sehingga pihak Arab Saudi menambahkan kuota haji bagi masyarakat Aceh,” sebutnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Dubes Arab Saudi sangat menyambut baik harapan yang disampaikannya terkait penambahan kuota haji untuk Aceh. Selain memiliki hubungan historis, panjangnya daftar tunggu calon jamaah haji asal Aceh menjadi alasan mendasar bagi Aceh untuk mendapatkan penambahan kuota haji.

“Aceh tidak asing bagi kami. Di masa lampau, jamaah calon haji nusantara berangkat haji melalui Aceh,” kata Esam Abid Althagafi sebagaimana disampaikan dalam siaran pers Humas Pemerintah Aceh.

Disebutkan, Dubes Arab Saudi sangat mendukung upaya yang dilakukan Plt Gubernur Aceh tersebut, sebab Aceh menjalankan syariat Islam dan juga mempunyai otonomi khusus. Hal itu akan disampaikannya kepada pihak terkait di Arab Saudi di antaranya Kementerian Haji dan Umrah.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,639FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU