PFI Aceh Gelar Pameran Foto Bencana Gempa Gayo

0
2408

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM– Sebanyak 14 fotografer yang tergabung dalam organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Provinsi Aceh akan menggelar pameran foto bertajuk “Pray For Gayo” di arena Ramadhan Fair 2013 Taman Sari pada 28 Juli hingga 4 Agustus 2013.
POSTER pfiaceh
14 fotografer yang berpartisipasi menyumbang karyanya pada pameran itu yakni M Anshar, Budi Fatria, Zaki Mubarak, Bedu Zaini, Dedi Iskandar dari Harian Serambi Indonesia, Ampelsa, Irwansyah Putra, Rahmad dari LKBN Antara, Junaidi Hanafiah dari Harian Sinar Harapan, Heri Juanda dari Association Press.

Selanjutnya Muhammad Furqan dari The Global Journal, Eno Sunarno dari Rakyat Aceh, Khairi Tuah Miko dari The Atjehpost, Ishak Mutiara dari IPPO, Hari Teguh Patria dari Harian Prohaba serta Chaideer Mahyuddin fotografer AFP dan Acehkita.com.

Pameran foto yang rencananya akan dibuka oleh Wakil Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal itu memamerkan 35 karya yang menggambarkan duka dan dampak bencana gempa tektonik berkekuatan 6,2 Skala Ricter yang terjadi 2 Juli 2013 di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Ketua Panitia pelaksana, Chaideer Mahyuddin, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana gempa di dataran tinggi Gayo itu.

“Bukan hanya menggalang solidaritas, pameran ini juga sebagai pembelajaran bagi kita semua tentang bencana dan meminimalkan resiko dampak dari bencana alam,” kata Chaideer Mahyuddin.

Pameran yang mendapat dukungan dari Pemerintah Aceh, Kota Banda Aceh, Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) kota Banda Aceh, Forum Jurnalis Aceh Peduli Bencana (FJAPB), BPD Aceh dan panitia serta Event Organizer (EO) Ramadhan Fair itu juga untuk menggalang dana guna membantu korban gempa.

“Foto-foto yang dipamerkan itu juga akan dilelang pada hari penutupan nanti 4 Agustus mendatang, hasil lelang itu akan disumbangkan kepada korban bencana di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah,” kata Chaideer Mahyuddin.

Didampingi Ketua Harian pameran “Pray For Gayo” Irwansyah Putra, ia juga mengatakan bencana alam terutama gempa bumi yang sering terjadi di wilayah paling ujung pulau Sumatera itu bukanlah kutukan namun Aceh merupakan salah satu daerah yang berada di jalur patahan gempa (ring of fire).

“Dengan hasil karya para jurnalis yang mengabadikan berbagai moment pascabencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah kami berharap warga dapat mawas diri dan lebih tanggap terhadap bencana,” katanya menambahkan.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.