Peta Zonasi Risiko COVID-19 di Aceh: Daerah Zona Oranye Menurun, Kuning Meningkat

Banda Aceh Perketat dan Perluas Area Razia Prokes Tekan Penyebaran COVID-19
Razia protokol kesehatan di Kota Banda Aceh, Aceh. (Foto: Abdul Hadi/acehkini)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG, menyampaikan daerah zona kuning atau zona risiko rendah COVID-19 di Aceh meluas, dari 11 menjadi 14 kabupaten/kota.

Sementara daerah zona oranye atau risiko sedang peningkatan kasus COVID-19 di Aceh menurun, kini tersisa 9 kabupaten/kota berdasarkan hasil analisis data pandemi COVID-19 per 21 Februari 2021 yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Nasional.

“Minggu lalu, zona kuning 11 kabupaten. Kini Aceh Barat, Pidie, dan Gayo Lues, juga kuning,” ujar SAG dalam keterangannya pada Kamis (25/2).

Ia mengatakan, 14 daerah zona kuning di Aceh berdasarkan hasil analisis data pandemi COVID-19 per 21 Februari 2021 yang dirilis Satgas Nasional, meliputi Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Tengah, Gayo Lues, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Simeulue, dan Aceh Singkil.

“Sedangkan sembilan kabupaten/kota lainnya masih zona oranye atau zona risiko sedang peningkatan kasus COVID-19 di Aceh, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Besar, Aceh Jaya, Banda Aceh, Sabang, Lhokseumawe, Langsa, dan Kota Subulussalam,” kata SAG.

Lebih lanjut, SAG menambahkan, berdasarkan data analisis peta zonasi risiko 10 minggu terakhir, ada kabupaten/kota yang belum pernah ‘kuning’ seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Lhokseumawe, Langsa, dan Subulussalam. Sementara Kabupaten Aceh Jaya sempat menjadi zona kuning dua minggu yang lalu.

“Peta zonasi tersebut perlu mendapat perhatian. Ia merupakan alat navigasi bagi pengambil kebijakan untuk mengevalusi, memperbaiki, dan peningkatkan effort penanganan pandemi COVID-19 di daerahnya,” sebutnya.

Hingga saat ini, tercatat kasus terkonfirmasi positif COVID-19 secara akumulatif di Aceh telah mencapai 9.513. Jumlah ini terhitung sejak kasus positif pertama diumumkan pada 26 Maret 2020.

Dari total jumlah tersebut, sebanyak 7.792 orang pasien dinyatakan telah sembuh, dan 380 meninggal dunia. Masih ada 1.341 kasus aktif atau pasien COVID-19 yang masih dirawat di Aceh.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.