Tuesday, April 7, 2020

Pesan Wapres JK untuk Sabang, Pariwisata dan Industri Perikanan

Must Read

OPINI | Belajar dari Bencana: Aceh, Jepang, dan Dunia [2]

MAJALAH National Geographic Indonesia edisi Februari 2012 secara khusus mengangkat ju­d­ul utama Prediksi Tsunami, Kapan dan Di Mana Gelombang...

FOTO | Angkut Kayu Bakar

Warga mengangkut kayu bakar yang dipungut dari hutan di Desa Alue Gro Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya, Kamis (30/5). Menurut...

Teater Rongsokan Tampil Malam Ini di Surabaya

SURABAYA | ACEHKITA.COM – Teater Rongsokan akan menampilkan naskah "Atu Belah Mencari Batu" di Graha Institut Teknologi Sepuluh November,...

FOTO | Beli Mainan

Murid Taman Kanak-kanak membeli mainan yang dijual di areal Karnaval Tahun Baru Islam di Banda Aceh, Selasa (5/11). Jenis...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, membuka Sail Sabang 2017 di Pelabuhan CT 3 BPKS Sabang, Sabtu 2 Desember 2017. Gubenur Aceh dan sejumlah Menteri ikut mendampingi Wapres.

 

Wapres berpesan, agar pembangunan di Sabang difokuskan pada dua hal: pariwisata dan industri perikanan.  “Pembangunan perikanan yang baik akan mendorong tumbuhnya industri,” katanya.

 

Untuk menunjang industri tesebut, Wapres JK meminta pemerintah Aceh untuk memaksimalkan pemanfaatan Bandara Internasional Iskandar Muda di Aceh Besar. Pasalnya, runway pelabuhan di Blang Bintang itu punya kapasitas untuk didarati kapal berbadan besar. “Kalau bandara ini (Maimun Saleh Sabang) susah diperpanang, karena masalah lahan,” kata JK.

 

Wapres menyebutkan, Sabang sangat potensial untuk disinggahi. Apalagi pertimbangan cuaca bukan menjadi sebuah persoalan. Hal itu disebutkan JK kala melihat kapal-kapal yang bersandar di Pelabuahan Jety CT-3 BPKS Sabang, yang tidak terlalu berguncang, meski hujan mengguyur lebat.

 

Keindahan Sabang, kata JK, juga dari pluralitas masyarakat. Di mana, penerimaan masyarakat atas kedatangan tamu yang diketahui sangat ramah. “Wisata tanpa rasa melayani masyarakat akan susah berkembang.”

 

Ia mengibaratkan kondisi demikian dengan daerah asalnya di Bugis Sulawesi dan di kawasan Nusa Tenggara Timur. “Kalau di sana itu, turisnya marah ya dimarahi lagi,” ujar JK tertawa. “Seharusnya turis itu raja sehari yang perlu dilayani,” ujar Jusuf Kalla.

 

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, meminta agar Wakil Presiden Republik Indonesia untuk merestui permintaan pembukaan rute penerbangan dari Banda Aceh – Tokyo. Penerbangan langsung itu nantinya akan menjadi jalur udara ekspor tuna dari Aceh ke negeri sakura itu. “Kepada Pak Wapres, mohon agar jalur penerbangan langsung dari Banda Aceh – Tokyo bisa untuk dibuka,” kata Irwandi.

 

Selain meminta pembukaan jalur udara, Irwandi juga meminta kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Puji Astuti dan Menteri Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan untuk menjadikan Banda Aceh dan Sabang sebagai pelabuhan maritim untuk ekspor perikanan. “Dengan demikian ekspor dari Aceh tidak lagi dibawa ke Belawan Medan,” ujar Irwandi.

 

Sementara Menteri Kemaritiman Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan dalam gelaran Sail Sabang, dipastikan 18 kapal layar kecil dari 7 negara ikut berpartisipasi. Meski di awal agenda acara, ada 100 yatch (perahu layar) yang telah mengkonfirmasikan kehadirannya untuk menyemarakkan Sail Sabang, banyak yang kemudian membatalkan partisipasinya karena cuaca ekstrim di lautan Samudera Hindia.

 

Meski hanya sedikit kapal yang merapat, tak menyurutkan minat wisatawan baik dalam mau pun luar negeri untuk berkunjung ke Sabang. Data Kementerian Pariwisata yang dikutip Menteri Luhut, disebutkan bahwa ada 20 ribu wisatawan berkunjung ke Sabang. “3000 di antaranya adalah turis mancanegara,” kata Luhut.

 

Selain itu, dalam gelaran event internasional itu, sebanyak 13 Kapal Republik Indonesia dikerahkan Kepala Satuan TNI Angkatan Laut, dan juga dua kapal latih para taruna-taruni, yaitu KRI Dewa Ruci dan KRI Bima Suci. “Agenda ke depan kita pertimbangkan tidak di bulan Desember. Karena cuacanya,” kata Luhut. []

 

Rilis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This