Persiraja Kalah 3-1 di Madiun

0
803

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Persiraja Banda Aceh harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persija Jakarta FC. Bermain di Stadion Wilis Madiun, sore ini, Persiraja kalah 3-1 dari Persija pada leg kedua lanjutan Indonesian Premier League.

Sebelumnya pada leg pertama, duel dua tim itu berakhir imbang 3-3 kala bermain di kandang Persiraja di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Sementara dalam duel di Stadion Wilis Madiun, nasib pahit harus diterima oleh Persiraja saat laga baru berjalan 18 menit di mana striker andalannya Murilo de Almeida diusir dari lapangan. Murilo diberikan kartu merah oleh wasit RA Mas Agus.

Kronologis awalnya ketika Murilo dikenakan kartu kuning oleh wasit yang memimpin pertandingan karena dinilai melakukan diving. Namun Murilo seakan tidak mau menerima keputusan wasit tersebut, dimana kemudian dia mencoba merapatkan dahinya ke wajah wasit meski saat ditayang ulang oleh MNC TV tidak terlihat jelas bahwa dahi legiun asing itu menyentuh wajah wasit. Spontan tindakan Murilo itu membuat wasit RA Mas Agus langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya sembari menunjukkan ke dahinya.

Kehilangan satu pemain, membuat Persiraja mulai kerepotan membendung serangan balik yang dibangun Danilo Fernando dan kawan-kawan.

Tepat di menit 24, gawang Persiraja pun bobol untuk pertama kalinya dalam pertandingan di Stadion Wilis, Madiun. Danilo Fernando sukses mengecoh kiper Zulbahra setelah merima umpan dari kiri gawang Persiraja. Skor 1-0 bagi Persija.

Menang 1-0, membuat pemain Persija semakin percaya diri. Hasilnya pada menit 38, anak-anak Jakarta itu kembali mencetak gol keduanya ke gawang Persiraja. Gol itu diciptakan oleh Hendra Bayauw setelah lolos dari kawalan pemain belakang Persiraja. Berhadapan dengan kiper Zulbahra, Bayauw begitu mudah melepaskan tendangannya yang berakhir di
sarang gawang. Skor 2-0 bagi Persija.

Tertinggal 0-2, Pelatih Persiraja Hery Kiswanto langsung mengambil inisiatif memainkan Fahrizal Dillah menggantikan Abdul Musawir. Fahrizal diplot di barisan depan menggantikan Murilo yang terkena kartu merah.

Keputusan Hery Kiswanto memasukkan Fahrizal Dillah rupanya tidak sia-sia. Dimana pada menit akhir babak pertama, Dillah mampu memperkecil ketertinggalan gol. Berdiri di depan gawang Persija, dengan bagus Dillah menyundul bola ke dalam gawang Persija yang dikawal oleh Alex. Skor 1-2 menutup babak pertama.

Bermain usai istirahat, kedua tim terkendala mengembangkan pola permainannya. Faktor lapangan yang licin disebabkan hujan membuat performa kedua tim menurun.

Lima menit babak kedua berjalan, gawang Persiraja nyaris kebobolan lagi. Namun sundulan Hendra Bayauw dapat dijangkau kiper Zulbahra.

Dua menit kemudian giliran Persiraja yang nyaris menyamakan skor seandainya Fahrizal Dillah tidak terjatuh ketika sudah berhadapan dengan kiper Alex.

Pada menit 56, Dillah kembali memiliki peluang. Namun lagi-lagi Dillah gagal memanfaatkan bola rebond setelah tendangan Ghigani ditepis penjaga gawang Persija.

Kemudian pada menit 65 gawang Persiraja kembali berbahaya. Tapi tendangan keras Danilo masih membentur mistar gawang. Skor masih 2-1 bagi Persija.

Derasnya hujan ditambah angin kencang membuat pertandingan harus dihentikan pada menit 79.

Namun tidak lama kemudian, laga kembali dilanjutkan. Baru berjalan satu menit usai dihentikan, anak-anak Persija memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Gol terakhir dalam pertandingan ini diciptakan oleh San San Fauzi. Tendangan keras San San tidak dapat dijangkau oleh kiper Zulbahra. Skor 3-1 bagi keunggulan Persija bertahan hingga pertandingan usai. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.