Thursday, May 28, 2020

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Must Read

Masyarakat Nisam Antara Khawatir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Warga pedalaman Kecamatan Nisam Antara mengaku khawatir dengan insiden penculikan dan pembunuhan dua anggota...

Jokowi Perintah Kepala Staf ke Aceh, Korban Tewas Jadi 45 Orang

MEUREUDU | ACEHKITA.COM – Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah memerintahkan Kepala Staf Presiden, Teten Masduki, ke Aceh untuk memantau...

FOTO | Massa Anti-Calon Independen

Dua ribuan pengunjuk rasa dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh melakukan aksi di depan gedung DPRA Aceh, Selasa (28/6). Mereka...

Polda Aceh Tangguhkan Penahanan Tgk Munirwan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menangguhkan penahanan terhadap Tgk Munirwan, Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu di Liga 1 2020, baik pemain maupun pelatih.

Persiraja Banda Aceh menjadi klub Liga 1 2020 yang pertama mendapatkan denda dalam putusan yang dirilis Komdis di laman resmi PSSI pada Kamis (12/3). Persiraja mendapat denda dari Komdis PSSI akibat ulah penonton pada laga kandang perdana di Liga 1 2020 saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Harapan Bangsa, Sabtu (29/2) malam.

Persiraja didenda akibat jenis pelanggaran suporter melakukan pelemparan ke dalam lapangan dan berteriak menghina wasit dengan kalimat tidak patut. Akibat ulah suporter itu, Persiraja pun dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 55 juta oleh Komdis PSSI.

Selain Persiraja, hasil sidang Komdis PSSI pada Senin (9/3) itu menjatuhi sanksi denda kepada seorang pelatih dan juga memberikan hukuman teguran keras kepada seorang pemain.

Pelatih yang mendapat denda dari Komdis PSSI kali ini adalah pelatih Bhayangkara FC Paul Christopher Munster. Paul didenda sebesar Rp 25 juta atas jenis pelanggaran menghampiri dan memaki wasit saat laga melawan Persiraja pada pekan perdana Liga 1 2020.

Sementara pemain yang mendapat hukuman teguran keras dari Komdis PSSI yakni pemain Persija Jakarta, Sandi Darman Sute. Sandi dijatuhi hukuman teguran keras atas jenis pelanggaran menendang botol air meniral di area sentle ban saat Persija melawan Borneo FC pada 1 Maret 2020.

Berikut hasil lengkap Sidang Komdis PSSI:

1. Persiraja Banda Aceh
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
– Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Bhayangkara FC
– Tanggal kejadian: 29 Februari 2020
– Jenis pelanggaran: Suporter melakukan pelemparan ke dalam lapangan dan berteriak menghina wasit dengan kalimat tidak patut
– Hukuman: Denda Rp. 55.000.000

2. Ofisial Bhayangkara FC Sdr. Paul Christopher Munster
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
– Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Bhayangkara FC
– Tanggal kejadian: 29 Februari 2020
– Jenis pelanggaran: Menghampiri dan memaki wasit
– Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

3. Pemain Persija Jakarta Sdr. Sandi Darman Sute
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 1 Maret 2020
– Jenis pelanggaran: Menendang botol air mineral di area sentle ban
– Hukuman: Teguran keras.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi

Martabat dan Gengsi di tengah Pandemi Saiful Mahdi* Saya hanya mengikuti selintas heboh "nasi anjing". Nasi bungkus ini dibagikan di kawasan...

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik Idul Fitri 1441 H bagi...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

More Articles Like This