Wednesday, April 8, 2020

Perkuat Penanggulangan Bencana, Pemerintah Aceh Kucurkan Rp3,4 Miliar untuk Unsyiah

Must Read

FOTO | Zikir Akbar

Seorang jemaah Zikir Akbar bersama anaknya di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Ahad (24/7) malam. Zikir Akbar digelar dalam...

Persipura Juara, Ini Data dan Fakta ISC 2016

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 resmi berakhir. Minggu (18/12/2016) kemarin, kompetisi yang melibatkan 18...

Bertemu SBY, Martunis Si Anak Angkat Cristiano Ronaldo Menangis Haru

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pemuda korban tsunami 2004 yang kemudian menjadi anak angkat pesepakbola Cristiano Ronaldo, Martunis, pada...

Warga Gunong Khong

Keuchik Dami (58), warga Gunong Khong Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Dami bersama Teuku Raja Ubit beserta keluarga keturunan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pemerintah Aceh mengucurkan anggaran lebih Rp3,4 miliar untuk memperkuat penanggulangan bencana di Aceh. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan kontrak swakelola antara Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah.

Penandatanganan kontrak senilai lebih Rp3,4 miliar ini merupakan lanjutan dari kerja sama antara Unsyiah dan Pemerintah Aceh yang fokus di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan SDM.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal, dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Balai Senat Kantor Pusat Administrasi Unsyiah, Banda Aceh, Jumat (29/3). Disebutkan, kontrak ini fokus pada kesiagaan Aceh pascatsunami, studi kerentanan likuefaksi di Aceh Singkil dan Aceh Barat, kajian sesar gempa Aceh Tenggara, hingga penyusunan qanun pendidikan kebencanaan.

Rektor Unsyiah, Samsul Rizal, mengatakan Unsyiah sebagai institusi pendidikan sangat mendukung Pemerintah Aceh untuk memperkuat kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana. Terlebih Unsyiah memiliki pusat studi TDMRC dan program studi Magister Ilmu Kebencanaan (MIK) yang fokus pada isu kebencanaan.

Bahkan, sebutnya, beberapa waktu lalu Unsyiah telah menyampaikan gagasan kepada Menristekdikti untuk membentuk konsorsium perguruan tinggi di daerah terdampak bencana.

“Langkah ini untuk membantu pemerintah daerah membangun masyarakat berketahanan bencana, sekaligus menyelesaikan persoalan kebencanaan di daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi Humas Unsyiah, Jumat (29/3).

Samsul juga mengusulkan kepada Pemerintah Aceh agar secara paralel melakukan penguatan SDM kebencanaan di Aceh. Rektor juga menawarkan agar aparatur terkait di Pemerintah Aceh dapat menjalani pendidikan kebencanaan di Unsyiah melalui program-program yang dirancang bersama.

“Barangkali ada baiknya, sebagian alokasi dana beasiswa BPSDM diarahkan pada penguatan SDM Aceh di bidang kebencanaan, sekaligus memperkuat program akademik terkait di perguruan tinggi di Aceh,” ujar Samsul.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan Pemerintah Aceh sangat serius dalam penanggulangan bencana. Bahkan ini menjadi salah satu prioritas untuk mewujudkan Aceh hebat.

Untuk itu ia berharap, kerja sama ini dapat menghasilkan output konkrit dan terukur dan outcome yang dapat dirasakan oleh masyarakat, termasuk salah satunya menurunkan angka kemiskinan di Aceh.

“Sejak ditandatangani kesepakatan ini, koordinasi antara BPBA dan Unsyiah harus ditingkatkan, sehingga setiap progres kerja sama ini dapat dievaluasi dengan cepat sebagai masukan dalam menyusun strategi dan kebijakan,” ujar Nova.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Perhubungan Aceh dan Fakultas Teknik dalam pengembangan sistem transportasi cerdas dan aman di Aceh.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This