Monday, December 5, 2022
spot_img

Peringati HUT ke-23, Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Tausiah

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Memperingati HUT ke-23 Kabupaten Bireuen 2022, seribuan warga larut dalam zikir dan doa. Di penghujung acara ditutup dengan tausiah yang disampaikan Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab (Tusop Jeunieb).

Prosesi tahunan tersebut diikuti oleh ASN, siswa, santri, dan masyarakat umum di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Selasa pagi (11/10/2022).

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bireuen, Ibrahim Ahmad dalam sambutannya mengatakan, peringatan HUT Bireuen harus menjadi momentum masyarakat berjuluk Kota Santri, dengan selalu bersyukur kepada Allah sembari mengisi setiap detik perjuangan kehidupan daerah ini dengan karya dan prestasi yang membanggakan.

“Mari kita isi kehidupan kita hari ini dan ke depan dengan kerja produktif untuk meraih cita cita dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Tanpa kerja keras, sambung Ibrahim, maka mustahil Bireuen bisa bersaing dengan kabupaten dan kota lainnya di Aceh bahkan Indonesia. Maka jangan pernah berhenti dalam merajut dan merawat pembangunan Bireuen dengan karya dan prestasi.

Sementara Tusop Jeunieb dalam tausiahnya mengingatkan para pemimpin harus berlaku adil dan mampu menjaga keseimbangan antara perkataan dengan perbuatannya.

Dikatakan, sosok pemimpin yang adil akan lahir dari adanya kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Perpaduan ini nantinya akan melahirkan pemimpin yang takut kepada Allah, dan di sisi lain akan menumbuhkan kecintaan rakyat kepada pemimpin semacam itu.

“Jika ingin memperbaiki dunia ini, maka perbaiki dulu pemimpinnya. Pemimpin yang takut kepada Allah. Termasuk pemimpin dalam rumah tangga. Suami yang takut kepada Allah dan sayang kepada istri dan keluarganya, itulah pemimpin sejati,” sebutnya.

Menurut Tusop, dalam membangun sebuah bangsa, harus menyelaraskan antara intelektualitas dengan spiritualitas. Sebab jika satu saja yang ditonjolkan, misalnya kecerdasan intelektual saja, sedangkan kecerdasan spiritualnya dangkal, maka bangsa tersebut akan terjerumus dalam kehancuran.

“Rusaknya hutan, bukan dilakukan oleh orang utan, namun dilakukan oleh orang cerdas secara intelektual,” ucapnya sambil mengutip salah satu ayat dalam Alquran tentang kerusakan di darat dan laut karena ulah manusia.

Selain zikir dan tausiah akbar, HUT ke-23 Kabupaten Bireuen juga dirangkai dengan donor darah, atraksi budaya, dan olahraga. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,644FollowersFollow
23,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU