Peringati Hari Santri 2020, Dayah Insan Qurani Doakan Pandemi Cepat Berlalu

Peringati Hari Santri 2020, Dayah Insan Qurani Doakan Pandemi COVID-19 Cepat Berlalu
Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Dayah Insan Qurani, Aceh Besar. (Foto: Dok. IQ)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dayah Insan Qurani di Aceh Besar melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional 2020 di halaman dayah setempat, Kamis (22/10) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Santri ini, ustaz dan ustazah turut memberikan hadiah berupa Al-Qur-an kepada santriwan dan santriwati terbaik yang mampu menghafal AlQur’an dan para santri turut mendoakan kesembuhan negeri yang sedang dilanda pandemi COVID-19.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Insan Qurani, Ustaz Wahyuddin menyampaikan bahwa sejarah mencatat bahwa santri merupakan sosok yang paling kokoh dalam hadapi hidup. “Pendidikan yang didapatkan santri di pesantren mampu mendidik santri menjadi pribadi yang mampu bertahan dan memberikan kontribusi-kontribusi terbaik untuk agama dan bangsa,” ujarnya dalam keterangan kepada acehkita.com, Kamis (22/10).

Selain itu, menurutnya, sosok yang paling berpengaruh dalam kehidupan santri adalah orang tua. Merekalah yang telah membuat keputusan terbaik dengan mengorbankan segala hal yang mereka miliki untuk menyekolahkan anak-anaknya di dayah.

“Maka setelah acara ini, ucapkanlah terimakasih kepada mereka. Sampaikan dengan tulus cinta kita kepada mereka. Meskipun tanpa kita ucapkan, orangtua kita sudah tahu. Tapi selalu ada kebahagiaan tersendiri bagi orang tua jika anaknya selalu mengucapkan terimakasih kepada orang tuanya atas segala yang mereka berikan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wahyuddin juga berpesan agar para santri memiliki kemerdekaan dalam berpikir, tidak boleh tunduk kecuali tunduk seutuhnya kepada Allah. Jabatan, kekayaan dan unsur duniawi lainnya hanya titipan sementara.

“Titipan ini yang tidak boleh sampai membuat lupa pada siapa yang telah memberikannya,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berpesan agar jangan takut untuk menyeruakan kebenaran meskipun di depan orang-orang yang memiliki kekayaan atau jabatan yang tinggi.

Ia juga menekankan bahwa kreatifitas adalah bagian dari pribadi seorang santri. Sehingga mampu memanfaatkan apapun yang ada di sekitarnya untuk mendukung bakat-minatnya.

“Teruslah menciptakan kreatifitas-kreatifitas terbaik dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada,” ujar Wahyuddin.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.