M. Hamzah Hasballah/Dok. ACEHKITA.COM

IPOH — Pemerintah Negara Bagian Perak, Malaysia, terus memperkuat hubungan kerjasama di bidang pendidikan dengan Pemerintah Aceh. Kerjasama ini diwujudkan dengan pertukaran pelajar antara Perak dan Aceh.

Ketua Komite Pendidikan Negara, Ilmu Pengetahuan, Lingkungan, dan Teknologi Hijau Datuk Muhammad Amin Zakaria menyebutkan, Perak telah sejak lama menjalin kerjasama dengan Aceh, terutama di bidang pendidikan.

“Berdasarkan kebijakan ini, ada mahasiswa Aceh di perguruan tinggi di sini (Perak) seperti Universitas Islam Sultan Azlan Shah dan Universitas Pendidikan Sultan Idris, sementara ada mahasiswa Malaysia belajar di universitas di Aceh,” kata Datuk Muhammad Amin Zakaria, seperti dilansir Bernama, Senin (19/1/2015).

Pernyataan Datuk Muhammad disampaikan saat menghadiri pertemuan antara Pemerintah Perak dengan Iskandarsyah Bakri, penasehat senior gubernur Aceh di bidang ekonomi dan pembangunan daerah.

Selain pendidikan, kata Muhammad Amin, Aceh dan Perak bisa melihat peluang kerjasama dan investasi di bidang pembangunan dan ekonomi.

Sementara itu, Iskandarsyah Bakri berharap kerjasama lebih erat antara perguruan tinggi di Perak dan Malaysia dengan universitas yang ada di Aceh, selain pembentukan usaha bersama dalam pembangunan Aceh.

Apalagi, kata Iskandarsyah, Aceh mengalokasikan 30 persen anggarannya untuk pengembangan pendidikan dan pemerintah ingin memastikan pembangunan berkelanjutan di Aceh. []

BERNAMA

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.