Pengungsi Rohingya Meninggal Usai Mengalami Sesak Nafas

0
87
Proses pemakaman jenazah Halimah. Foto: Reza Juanda

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM – Seorang pengungsi Rohingya, Halimah (21 tahun) meninggal pada Selasa malam (8/9/2020), jenazahnya dimakamkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (9/9) pagi.

“Sudah dimakamkan tadi pukul 10.00 WIB. Pemakamannya seperti biasa,” kata Marzuki, Kabag Humas Pemko Lhokseumawe.

Menurutnya, Halimah meninggal bukan karena COVID-19, tetapi karena gangguan pernapasan. Jenazahnya sempat dibawa ke rumah sakit sebelum dimakamkan.

Menurut Marzuki, pemilihan lokasi pemakaman telah dimusyawarahkan bersama aparatur desa setempat dan organisasi pendamping pengungsi. “Aparatur desa setempat membolehkan,” katanya.

Marzuki menjelaskan, selain seorang meninggal, dari 297 pengungsi yang terdampar di pantai Lhokseumawe, pada Senin (8/9) dinihari, 4 lainnya juga masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Ada sesak napas, ada yang kembung perut. Bukan sakit karena corona,” tuturnya.

Sedangkan pengungsi lainnya, dalam kondisi sehat dan menempati gedung BLK di Desa Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. []

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.