Wednesday, April 8, 2020

Penembak Dubes Rusia Polisi Elit Turki

Must Read

KNRP Bekali Remaja Putri B. Aceh Isu Palestina

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Kota Banda Aceh kembali mengadakan acara pembekalan isu-isu...

Pemerintah Aceh Diminta Awasi Pengusaha

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Trade Union Care Center (TUCC-Aceh) dan Aliansi Serikat Pekerja/buruh Aceh mendesak pemerintah Aceh untuk...

Peringati Tsunami, Warga Larut dalam Doa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Hari ini masyarakat Aceh memperingati satu dekade tsunami yang menghancurkan kampung mereka. Peringatan itu...

Expo MIPA Pamerkan Hewan yang Diawetkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Pengetahuan Alam Unsyiah memamerkan koleksi hewan yang diawetkan di stand...

ANKARA | ACEHKITA.COM – Mevlut Mert Altintas, 22 tahun, yang menembak mati Andrey G. Karlov Duta Besar Rusia untuk Turki, merupakan anggota pasukan khusus kepolisian negara tersebut. Dia sendiri tewas ditembak aparat kemanan setelah melawan dan menolak menyerahkan diri.

Berikut ini beberapa fakta tentang Altintas, yang dilansir di laman tempo.co mengutip sejumlah media.

  1. Altintas merupakan anggota pasukan khusus kepolisian Turki. Saat menembak mati Karlov, ia sedang bebas tugas.
  1. Ia lahir di Kota Soke, Provinsi Aydin, Turki, 22 tahun lalu. Altintas masuk kepolisian Izmir Police School dan lulus pada 2014. Ia adalah anggota pasukan khusus kepolisian Ankara.
  1. Altintas menembak Karlov dari arah belakang saat Karlov memberikan pidato pembukaan pameran foto bertajuk “Russia as seen by Turks di Contemporary Arts Gallery” di Distrik Cankaya, Ankara, pada Senin malam, 19 Desember 2017.
  1. Sejumlah awak media yang meliput acara pembukaan pameran foto mengira Altintas adalah pengawal pribadi Karlov.
  1. Menurut kesaksian jurnalis Hurriyet Daily, Hasim Kilic, Altintas mengeluarkan tembakan pertama kali arah atas lalu ke arah Duta Besar Karlov.
  1. Sambil menembak, Altintas berteriak “Allahu akbar” diiringi kata “Jangan lupakan Aleppo, jangan lupakan Suriah.” Ia berbahasa Arab dengan mengutip kata-kata yang pernah disampaikan pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden: “Anda tidak akan memiliki rasa aman, bahkan di dalam mimpi-mimpimu, selama kami hidup seperti itu dalam kenyataan yang terjadi di negara kami.”
  1. Setelah menembak Duta Besar Karlov, Altintas membolehkan para pengunjung keluar. Tiga orang terluka dalam penembakan Altintas.
  1. Saksi mata menjelaskan, pintu masuk galeri menggunakan metal detektor, namun tidak ada peningkatan keamanan saat Duta Besar Lavror tiba dalam acara itu.
  1. Ibu dan saudara perempuan Altintas dibawa ke ruang tahanan polisi. Teman sekamar Altintas juga ditahan.
  1. Belum diketahui motif dan dalang dari penembakan yang dilakukan Altintas. Media pemerintah Anandolu menyatakan Altantis bukan anggota teroris, melainkan sosok netral. []

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This