Monday, April 6, 2020

Pendidikan Harus Berbasis Akhlak: Wagub Terpilih

Must Read

Galeri Foto Pawai Bendera Bintang Buleuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sekitar 1.500 warga dari Pidie turun ke jalanan Banda Aceh untuk memberikan dukungan terhadap...

FOTO | Cherrybelle di Banda Aceh

Personil grup vokal Cherrybelle menunjukkan pin rencong yang disematkan oleh salahsatu perusahaan sepeda motor di Banda Aceh, Rabu (1/5)....

Peringati Hari Kemerdekaan Pers, Jurnalis Aceh Kayuh Sepeda

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Jurnalis di Banda Aceh memperingati Hari Kemerdekaan Pers Internasional yang jatuh saban 3 Mei...

Massa Demo Tolak Tambang Bertahan di Halaman Kantor Gubernur Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Ribuan massa dari pelbagai perguruan tinggi mulai memadati halaman Kantor Gubernur Aceh sekitar pukul...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Penguatan syariat Islam di Aceh akan berhasil jika didukung oleh pendidikan yang berbasis akhlak dan peran ini seyogyanya diambil oleh pihak akademisi dengan bekerjasama dengan lembaga dayah (pesantren), terutama dalam penguatan agama, sosial, dan kemasyarakatan.

Demikian antara lain kesimpulan yang mencuat dalam internasional round table yang bertajuk “Peran Ulama, Umara, dan Akademisi dalam Memperkuat Pendidikan di Aceh”, yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aziziyah, yang tengah memperingati hari jadinyanya yang ke-8 di komplek Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga, Bireuen, Sabtu (2/6) malam.

Wakil Gubernur Aceh terpilih Muzakkir Manaf yang menjadi salah seorang peserta mengatakan, pendidikan di Aceh harus berbasis akhlak sebagai penguatan akar akidah.

“Pemerintah Aceh yang baru, berkomitmen untuk mendukung setiap langkah pengembangan potensi agama, sosial, dan kemasyarakatan. Kami siap memfasilitasi setiap bentuk kerjasama dengan semua unsur yang ada, baik domestik maupun antarnegara,” ujar Muzakkir Manaf.

Peserta internasional round table tersebut diikuti unsur ulama, pemerintahan Aceh, akademisi, dan tokoh masyarakat dari tiga negara. Acara yang dipandu oleh Iskandar dari STAIN Malikussaleh tersebut, dihadiri Prof Dr Shabri Abd Majid dari Internasional Islamic University Malaysia (IIUM), Dr Abdul Nasir (Universitar Syarif Ali) Brunai Darussalam, dan Dr Muhammad Hidayat MBA (Dewan Syariah Nasinal), Dr H Ridwan Hasan M.Th (STAI Al-Aziziyah) yang mewakili Indonesia.

Ketua STAI Al-Aziziyah Teungku Muntasir, kepada acehkita.com mengatakan, kegiatan diskusi internasional round table tersebut digelar dalam rangka peringatan hari jadi dan wisuda sarjana angkatan kedua STAI Al-Aziziyah yang dipimpinnya.

“Dengan hasil pemikiran para tokoh dari berbagai unsur dari tiga negara jiran ini, kita harapkan bisa menjadi masukan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” katanya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This