Tuesday, July 7, 2020

Pencarian Pesawat Malaysia Airlines di Selat Malaka Dihentikan

Must Read

Muzakir Manaf: Yang Keluar dari PA karena Ambisi Kekuasaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf menyentil sejumlah kader dan elite yang telah keluar...

Kepulan Debu

Warga melewati kepulan debu yang disemprotkan pekerja yang membangun jalan Banda Aceh-Calang yang di danai USAID di Glee Putoh...

Arus Pendek, Rumah Dinas Nyaris Hangus

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Arus pendek listrik nyaris menghanguskan rumah dinas Camat Kuta Alam Banda Aceh yang terletak...

Nozomi, Smartphone Berprosesor 1,5 GHz

LONDON -- Sony Ericsson akan merilis telepon pintar berkekuatan 1,5 GHz pada awal 2012. Telepon itu dinamakan dengan Nozomi. Nozomi...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Aceh menghentikan operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di perairan Selat Malaka dan Samudera Hindia. Badan SAR masih menunggu perkembangan hasil investigasi yang tengah dilakukan Pemerintah Malaysia.

Ketua Tim Penanggung Jawab Operasi Pencarian Pesawat MAS MH370 Indonesia, Budi Cahyadi  menyebutkan, penghentian operasi pencarian pesawat yang mengangkut 239 penumpang dan awak ini dilakukan setelah memperoleg surat dari Pemerintah Malaysia dan Basarnas Pusat. Surat itu menyebutkan bahwa pesawat diduga tidak jatuh di perairan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Diduga, pesawat mengarah ke utara Malaysia dan laut selatan Jawa.

“Saat ini telah kita hentikan pencarian,” kata Budi Cahyadi di Banda Aceh, Selasa (18/3/2014).

Sejak sepekan lalu, Badan SAR Aceh mengerahkan satu kapal dalam operasi pencarian di perairan Aceh yang berbatasan dengan Selat Malaka. Tim menyisir 2.000 mil laut perairan Sepat Malaka dan Samudera Hindia. Mereka mencari hingga ke perbatasan Thailand, India, dan Malaysia.

“Tidak ada indikasi temuan apa pun selama pencarian,” sebut Budi yang juga kepala Basarnas Aceh.

Dalam operasi tersebut, Badan SAR Nasional Pusat mengerahkan kapal KN Purworejo 101, serta helikopter HR1522.

“Kapal itu sekarang masih siaga di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh,”  kata Budi. [Attaya Alazkia]

ACEHKITA.com menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund senilai US$5.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

220 PNS Kemenag Aceh Dilantik Secara Virtual karena Pandemi Corona

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 220 CPNS formasi 2018 dalam lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dilantik dan diambil...

Bangunan Makam Cut Meutia di Aceh Utara Rusak Tertimpa Pohon

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Bangunan makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang beberapa waktu lalu. Kejadian ini turut...

Wilayahnya Rawan Bencana, Unsyiah dan Unand Kolaborasi Penelitian Kebencanaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sama-sama berada di wilayah rawan bencana, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat...

Anggota DPR RI Apresiasi UTBK Unsyiah di Tengah Pandemi COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Kadafi, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer...

Webinar Harganas 2020 di Aceh: Jaga Keluarga dari COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) dan BKKBN Aceh menyelenggarakan webinar Hari...

More Articles Like This