Thursday, April 2, 2020

Pencarian Pesawat Malaysia Airlines di Selat Malaka Dihentikan

Must Read

Forkopimda Aceh Rapat Maraton Bahas Kasus Singkil

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh (Forkopimda) menggelar rapat secara maraton membahas penyelesaian kasus...

Mahasiswa IAIN Canangkan Pembentukan Pustaka Gampong di Delima

PIDIE | ACEHKITA.COM -- Melihat minat baca yang kurang di kalangan anak usia sekolah di Desa Neulop Reubee, Pidie,...

Pandangan Fraksi terhadap APBA 2013

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh 2013 telah disahkan pada Jumat (1/2/2013) malam. Terjadi pembengkakan...

The Doctor Catat Dua Rekor

JERMAN | ACEHKITA - Valentino Rossi, pembalap MotoGP asal Italia, menang keempat kalinya di musim ini. Dalam pertarungan di...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Aceh menghentikan operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di perairan Selat Malaka dan Samudera Hindia. Badan SAR masih menunggu perkembangan hasil investigasi yang tengah dilakukan Pemerintah Malaysia.

Ketua Tim Penanggung Jawab Operasi Pencarian Pesawat MAS MH370 Indonesia, Budi Cahyadi  menyebutkan, penghentian operasi pencarian pesawat yang mengangkut 239 penumpang dan awak ini dilakukan setelah memperoleg surat dari Pemerintah Malaysia dan Basarnas Pusat. Surat itu menyebutkan bahwa pesawat diduga tidak jatuh di perairan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Diduga, pesawat mengarah ke utara Malaysia dan laut selatan Jawa.

“Saat ini telah kita hentikan pencarian,” kata Budi Cahyadi di Banda Aceh, Selasa (18/3/2014).

Sejak sepekan lalu, Badan SAR Aceh mengerahkan satu kapal dalam operasi pencarian di perairan Aceh yang berbatasan dengan Selat Malaka. Tim menyisir 2.000 mil laut perairan Sepat Malaka dan Samudera Hindia. Mereka mencari hingga ke perbatasan Thailand, India, dan Malaysia.

“Tidak ada indikasi temuan apa pun selama pencarian,” sebut Budi yang juga kepala Basarnas Aceh.

Dalam operasi tersebut, Badan SAR Nasional Pusat mengerahkan kapal KN Purworejo 101, serta helikopter HR1522.

“Kapal itu sekarang masih siaga di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh,”  kata Budi. [Attaya Alazkia]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This