Wednesday, July 24, 2024
spot_img

Pemkot Banda Aceh Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSU Meutia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, meresmikan ruang Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (Pinere) alias tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 di RSU Meutia, Senin (24/8/2020). Penambahan ruang pinere ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

Ia menjelaskan, rumah sakit swasta yang terletak di Jalan Cut Meutia, Kampung Baru, Baiturrahman, itu menyediakan 50 tempat tidur lebih bagi pasien yang terjangkit virus corona. Fasilitas per kamarnya dilengkapi AC atau kipas angin, kulkas, hingga dispenser.

Usai prosesi pemotongan pita dan peninjauan tempat, Aminullah mengatakan penambahan ruang pinere untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. “Per 23 Agustus jumlahnya sudah 346 orang dan 225 di antaranya masih dirawat. Salah satu sebab lonjakan kasus, karena banyak dari kita yang masih abai menjalankan protokol kesehatan,” sebutnya dalam siaran pers, Senin (24/8).

Diperkirakan kasus positif Corona akan terus bertambah. “Untuk Itu kita butuh persiapan ekstra. Pemerintah provinsi pun juga mengharuskan semua daerah untuk menambah bed perawatan bagi pasien Covid-19. Alhamdulillah hari ini bisa kita tambah 50 tempat tidur di sini,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Banda Aceh juga telah menyediakan 33 tempat tidur di Ruang Pinere RSUD Meuraxa. “Dari 33 tempat tidur di sana, saat ini sedang dipakai 12 unit untuk merawat pasien Covid-19. Nanti kalau di sana sudah penuh, baru kita fungsikan yang di RSU Cut Meutia ini,” sambung Aminullah.

Dinas kesehatan diminta untuk mempersiapkan ruang pinere tersebut, baik paramedis, ketersediaan alat pelindung diri (APD), dan prasarana lain. “Cek sampai pada ketersediaan air hingga listrik juga. Kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ingin keluar dari situasi pandemi,” tuturnya.

Aminullah juga menyoroti kasus positif Corona di lingungan tenaga medis. “Ini cemeti bagi semua, petugas medis juga kena. Artinya apa, tidak ada yg kebal. Mari kita saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan: jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan tidak berkerumun,” katanya.

Sementara itu, Kadinkes Banda Aceh Lukman menyampaikan ruang pinere di RSU Meutia terdiri lebih dari 50 tempat tidur atau bed. “Fasilitas kamarnya ada yang ber-AC atau kipas angin, kulkas, dan dispenser. Selain itu juga kita siagakan Satpam 24 jam. Tempat parkirnya juga luas. Tempatnya nyaman dan mudah dipantau oleh petugas kesehatan,” sebutnya.

Turut hadir pada acara peresmian tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 tersebut antara lain Azwar Abubakar selaku pemilik RSU Meutia, Camat Baiturrahman M Rizal, unsur Muspika Baiturrahman, dan aparatur Gampong Kampung Baru.[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,800SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU