Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen
Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (19/1) malam.

“Kita kembali kehilangan salah satu putra terbaik Aceh. Bapak Saifannur merupakan salah seorang yang punya peran besar dalam pembangunan Kabupaten Bireuen,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam keterangan yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto.

Iswanto menyebut sebelumnya pada siang tadi pukul 14.00 WIB, Plt Gubernur Aceh bersama istri, Dyah Erti Idawati, didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek dan Kepala Perwakilan Aceh di Medan, Ruslan Armas, juga telah menjenguk langsung Bupati Bireuen yang sedang dirawat di rumah sakit. Di sana, rombongan disambut oleh istri Bupati Bireuen.

Kemudian begitu mendapat kabar duka meninggalnya Bupati Bireuen, Plt Gubernur bersama rombongan langsung kembali kembali ke rumah sakit. Nova sempat mencium jenazah serta mendoakannya.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Mari sama-sama kita doakan almarhum menjadi ahli surga dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Saifannur meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya sekitar pukul 21.10 WIB. Saifannur dirawat di rumah sakit tersebut sejak Jumat (17/1) malam, karena sakit lambung yang dialaminya kambuh.

Saat ini, jenazah sedang dibawa pulang ke Bireuen. Rencananya akan dimakamkan pada Senin (20/1) besok di kawasan Gampong Paya Meuneng, Bireuen.

Saifannur merupakan Bupati Bireuen periode 2017-2022. Ia menjadi bupati bersama wakil Bupati Muzakar A. Gani.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.