Wednesday, April 8, 2020

PDPA Jadi PT Pembangunan Aceh

Must Read

Gempa Susulan Guncang Sinabang dan Nias

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat lima kali gempa susulan yang terjadi di Sinabang,...

Besok, Kapal Pesiar Seabourn Pride Singgah di Sabang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebuah kapal pesiar yang mengangkut 700 turis dan kru akan berlabuh di Pelabuhan Bebas...

PSLS Rebut Tahta

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- PSLS Lhoksumawe sukses mengalahkan Pro Duta Deli Serdang 1-0 di kompetisi Grup I Divisi...

Ribuan Warga Istighasah

BANDA ACEH, acehkita.com.Ribuan masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar menghadiri doa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Sabtu (4/4). Warga...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, resmi menandatangani akta pendirian PT Pembangunan Aceh atau disangkat PT PEMA (Perseroda) yang merupakan perubahan nama dari Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA). Penandatanganan akta ini dilaksanakan di Aula pendopo Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (5/4/2019).

“Meskipun momen kita sore ini sangat sederhana, ini merupakan hari yang kelak akan kita ingat sebagai hari yang sangat bersejarah,” kata Juru bicara Pemerintahan Aceh, Wiratmadinata, mengutip pernyataan dalam sambutan Plt. Gubernur Aceh.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kata Wira, menyebutkan tujuan dari kebijakan mengubah status hukum PDPA menjadi PT PEMA adalah agar terjadi perubahan fundamental dalam tata kelola kelembagaan perusahaan, sebagai suatu entitas bisnis dengan pendekatan manajemen profesional serta modern.

“Supaya geraknya lebih gesit dan tidak terganggu dengan birokrasi Pemerintahan yang mungkin tidak kompatibel dengan kebutuhan dunia bisnis,” sebut Wira.

Wira menambahkan, kehadiran PT PEMA yang menggantikan perusahaan daerah itu diharapkan bisa lebih sederhana dan tidak berbelit-belit dengan birokrasi, sehingga lebih mudah dalam menggerakkan ekonomi Aceh.

Lebih lanjut, tambah Wira, PT PEMA akan menjadi perusahaan induk atau holding Company, yang menaungi anak-anak perusahaan yang akan dibentuk, termasuk sebagian yang sudah ada. “Hal ini nantinya bisa disinergikan dengan Perusahaan Daerah milik Kabupaten di daerah masing-masing, bisa dibuat badan usahanya, dan menjadi anak Perusahaan PT PEMA,” sebut Wira.

Pembentukan PT PEMA ini juga merupakan langkah konkret Pemerintah Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. “Pak Nova meyakini bahwa APBA itu fungsinya sebagai stimulan, sedangkan pembangunan Ekonomi yang paling strategis harus dilakukan melalui bisnis, baik perdagangan dan jasa. Peran itulah yang akan diisi oleh PT PEMA bersama dengan pelaku bisnis atau private sector,” ujar Wira.

Dengan kehadiran PT PEMA, saat ini pemerintah telah memiliki dua perusahaan milik daerah yang dikelola secara swasta. Salah satunya adalah PT Bank Aceh, yang juga telah diubah menjadi PT Bank Aceh Syariah. Kedua perusahaan ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Aceh dalam meningkatkan Pendapatan Aceh, mendorong dunia usaha, mengurangi pengangguran serta menurunkan angka kemiskinan.

Hadir pada acara penandatanganan itu, Zubir Sahim, yang menjadi bidan perubahan PDPA menjadi PT PEMA dalam kapasitasnya sebagai Plt. Dirut PDPA, dan selanjutnya masih dipercaya sebagai Plt. Dirut PT PEMA. Selain itu hadir Asisten II Taqwallah, Kepala Biro Ekonomi, Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, dan Anggota DPR Aceh Tanwier Mahdi.[ADV]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This