PBSI Aceh Kirim 2 Pebulutangkis Muda Ikut Audisi PB Djarum di Surabaya

0
1523
PBSI Aceh Kirim 2 Pebulutangkis Muda Ikut Audisi PB Djarum di Surabaya
Dian Ramadhani dan Yuga Gustisyah dari PB Teuku Umar Meulaboh yang dikirim Pengprov PBSI Aceh untuk mengikuti audisi umum PB Djarum di Surabaya. (Foto: Dok. PBSI Aceh)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Usai menggelar Kejurprov PBSI Aceh 2019 pada awal pekan Oktober 2019 lalu, dua pebulutangkis usia dini Aceh terpilih untuk dibina lebih lanjut oleh Pengprov PBSI Aceh. Kedua pebulutangkis muda berbakat Aceh ini diberangkatkan ke Surabaya untuk mengikuti audisi umum beasiswa bulu tangkis yang digelar PB Djarum pada 20-22 Oktober 2019.

“Kali ini PBSI Aceh mengirimkan dua atlet muda yang berhasil meraih medali pada Kejurprov PBSI Aceh 2019 yang diselenggarakan pada pekan lalu. Seperti sebelumnya, tim seleksi atlet Pengprov PBSI Aceh melakukan pemantauan secara simultan terhadap atlet-atlet muda berbakat yang mengikuti berbagai turnament bulutangkis di Aceh,” sebut Ketua Umum Pengprov PBSI Aceh, Nahrawi Noerdin, dalam keterangan tertulis pada Jumat (18/10).

Nahrawi menjelaskan hasil pemantauan tersebut kemudian didiskusikan dengan para pelatih, hingga diperoleh nama atlet yang diproyeksikan untuk dibina lebih lanjut. “Untuk kali ini dua atlet muda Aceh yang mendapat kesempatan mengikuti audisi PB Djarum masing-masingnya Dian Ramadhani dan Yuga Gustisyah yang sama-sama berusia 11 tahun,” ujarnya.

Dian dan Yuga keduanya berasal dari PB Teuku Umar Meulaboh. Dian Ramadhani merupakan peraih medali emas tunggal putri kelas anak-anak pada Kejurprov PBSI Aceh 2019. Sedangkan Yuga Gustisyah peraih medali perak pada tunggal putra kelas anak-anak.

“Kedua atlet Aceh beserta pendampingnya diberangkatkan ke Surabaya melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada Jumat hari ini, setelah terlebih dahulu beraudiensi bersama kami,” kata pria yang akrab disapa Awi.

Kepada keduanya Awi berharap agar tetap menjaga kesehatan dan fokus pada proses audisi. “Keluarkan kemampuan terbaik kalian, Jangan gentar, tetap bersemangat, dan jangan menyerah. Namun sebagai putra-putri Aceh kalian harus tetap menjaga etika dan sopan santun, jangan pernah meninggalkan salat, dan jangan lupa berdoa kepada Allah Swt,” ujarnya berpesan kepada Dian dan Yuga.

Nahrawi menambahkan audisi PB Djarum memang menjadi target utama Pengprov PBSI Aceh untuk tempat magang dan mengasah kemampuan bagi atlet-atlet muda asal Aceh. “Mereka adalah salah satu klub bulutangkis terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan nasional kita. Selain dihuni oleh atlet-atlet kelas dunia, PB Djarum juga punya metode pembinaan yang sangat baik dan modern,” tuturnya.

“Mereka tidak hanya menekankan pada kemampuan teknis, PB Djarum juga memberi perhatian yang cukup baik bagi keberlangsungan pendidikan formal yang ditempuh atlet. Jadi ini tempat yang ideal untuk atlet kita menimba ilmu,” tambah Nahrawi.

Berdasarkan data dari sekretariat Pengprov PBSI Aceh, dari 8 pebulutangkis muda asal Aceh yang saat ini tengah ditempatkan untuk magang di beberapa klub di pulau Jawa, tercatat ada 3 atlet muda Aceh yang tengah menimba ilmu di PB Djarum. “Mereka menjadi bagian dari atlet yang kita panggil pulang untuk memperkuat kontingen bulutangkis Aceh yang akan bertanding di Porwil dan Pra PON pada awal bulan depan di Bengkulu,” sebut Nahrawi.

Sementara itu, Pemda Aceh Barat melalui KONI Aceh Barat memberi apresiasi atas prestasi yang ditunjukkan kedua pebulutangkis asal Aceh Barat tersebut pada Kejurprov PBSI Aceh 2019. Sebelumnya diberitakan, PB Teuku Umar yang bermarkas di Meulaboh, Aceh Barat, berhasil tampil sebagai juara umum pada Kejurprov PBSI Aceh 2019 dengan meraih 7 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu.
Menurut pelatih senior PB Teuku Umar, yang juga salah seorang tokoh bulutangkis Aceh, M. Yanis, Pemda Aceh Barat melalui KONI Aceh Barat mendukung penuh pengiriman atlet bulutangkis muda asal Aceh Barat ke audisi PB Djarum di Surabaya. “Pihak Pemda melalui KONI Aceh Barat memberi dukungan penuh, tidak hanya moril tapi juga materil berupa dana untuk dua atlet bulutangkis muda kita yang akan ikut audisi di Surabaya” tutur Yanis.

Menanggapi dukungan dari Pemda Aceh Barat, Ketua Pengprov PBSI Aceh Nahrawi Noerdin mengaku senang dan menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati dan KONI Aceh Barat atas dukungan yang diberikan. “Inilah bentuk sinergi yang harus kita bangun bersama untuk memajukan prestasi olahraga di Aceh. Kita semua berharap dukungan serupa juga diberikan kepada atlet oleh Pemda dan KONI di semua kabupaten/kota di Aceh,” sebutnya.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.