Thursday, April 9, 2020

PBSI Aceh Kirim 2 Pebulutangkis Muda Ikut Audisi PB Djarum di Surabaya

Must Read

Polda Rilis Hasil Operasi Buru Kelompok Bersenjata

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepolisian Daerah Aceh merilis hasil operasi pemburuan kelompok bersenjata di kawasan Aceh Utara dalam...

Pemerintah Aceh Bentuk Tim Advokasi Migas

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pemerintah Aceh akan membentuk tim untuk mengadvokasi kasus pemotongan dana minyak dan gas untuk...

Galeri Foto Vonis Zul Namploh

Zulkifli Saidi alias Zul Namploh, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, memeluk anaknya usai vonis terhadap dirinya dalam kasus korupsi...

Gagal Ginjal, Seorang ABK Kapal Tanker Hongkong Dievakuasi ke Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Li Yu Tian seorang anak buah kapal (ABK) tanker MT BAI LU ZOU berbendera...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Usai menggelar Kejurprov PBSI Aceh 2019 pada awal pekan Oktober 2019 lalu, dua pebulutangkis usia dini Aceh terpilih untuk dibina lebih lanjut oleh Pengprov PBSI Aceh. Kedua pebulutangkis muda berbakat Aceh ini diberangkatkan ke Surabaya untuk mengikuti audisi umum beasiswa bulu tangkis yang digelar PB Djarum pada 20-22 Oktober 2019.

“Kali ini PBSI Aceh mengirimkan dua atlet muda yang berhasil meraih medali pada Kejurprov PBSI Aceh 2019 yang diselenggarakan pada pekan lalu. Seperti sebelumnya, tim seleksi atlet Pengprov PBSI Aceh melakukan pemantauan secara simultan terhadap atlet-atlet muda berbakat yang mengikuti berbagai turnament bulutangkis di Aceh,” sebut Ketua Umum Pengprov PBSI Aceh, Nahrawi Noerdin, dalam keterangan tertulis pada Jumat (18/10).

Nahrawi menjelaskan hasil pemantauan tersebut kemudian didiskusikan dengan para pelatih, hingga diperoleh nama atlet yang diproyeksikan untuk dibina lebih lanjut. “Untuk kali ini dua atlet muda Aceh yang mendapat kesempatan mengikuti audisi PB Djarum masing-masingnya Dian Ramadhani dan Yuga Gustisyah yang sama-sama berusia 11 tahun,” ujarnya.

Dian dan Yuga keduanya berasal dari PB Teuku Umar Meulaboh. Dian Ramadhani merupakan peraih medali emas tunggal putri kelas anak-anak pada Kejurprov PBSI Aceh 2019. Sedangkan Yuga Gustisyah peraih medali perak pada tunggal putra kelas anak-anak.

“Kedua atlet Aceh beserta pendampingnya diberangkatkan ke Surabaya melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada Jumat hari ini, setelah terlebih dahulu beraudiensi bersama kami,” kata pria yang akrab disapa Awi.

Kepada keduanya Awi berharap agar tetap menjaga kesehatan dan fokus pada proses audisi. “Keluarkan kemampuan terbaik kalian, Jangan gentar, tetap bersemangat, dan jangan menyerah. Namun sebagai putra-putri Aceh kalian harus tetap menjaga etika dan sopan santun, jangan pernah meninggalkan salat, dan jangan lupa berdoa kepada Allah Swt,” ujarnya berpesan kepada Dian dan Yuga.

Nahrawi menambahkan audisi PB Djarum memang menjadi target utama Pengprov PBSI Aceh untuk tempat magang dan mengasah kemampuan bagi atlet-atlet muda asal Aceh. “Mereka adalah salah satu klub bulutangkis terbaik di dunia dan menjadi kebanggaan nasional kita. Selain dihuni oleh atlet-atlet kelas dunia, PB Djarum juga punya metode pembinaan yang sangat baik dan modern,” tuturnya.

“Mereka tidak hanya menekankan pada kemampuan teknis, PB Djarum juga memberi perhatian yang cukup baik bagi keberlangsungan pendidikan formal yang ditempuh atlet. Jadi ini tempat yang ideal untuk atlet kita menimba ilmu,” tambah Nahrawi.

Berdasarkan data dari sekretariat Pengprov PBSI Aceh, dari 8 pebulutangkis muda asal Aceh yang saat ini tengah ditempatkan untuk magang di beberapa klub di pulau Jawa, tercatat ada 3 atlet muda Aceh yang tengah menimba ilmu di PB Djarum. “Mereka menjadi bagian dari atlet yang kita panggil pulang untuk memperkuat kontingen bulutangkis Aceh yang akan bertanding di Porwil dan Pra PON pada awal bulan depan di Bengkulu,” sebut Nahrawi.

Sementara itu, Pemda Aceh Barat melalui KONI Aceh Barat memberi apresiasi atas prestasi yang ditunjukkan kedua pebulutangkis asal Aceh Barat tersebut pada Kejurprov PBSI Aceh 2019. Sebelumnya diberitakan, PB Teuku Umar yang bermarkas di Meulaboh, Aceh Barat, berhasil tampil sebagai juara umum pada Kejurprov PBSI Aceh 2019 dengan meraih 7 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu.
Menurut pelatih senior PB Teuku Umar, yang juga salah seorang tokoh bulutangkis Aceh, M. Yanis, Pemda Aceh Barat melalui KONI Aceh Barat mendukung penuh pengiriman atlet bulutangkis muda asal Aceh Barat ke audisi PB Djarum di Surabaya. “Pihak Pemda melalui KONI Aceh Barat memberi dukungan penuh, tidak hanya moril tapi juga materil berupa dana untuk dua atlet bulutangkis muda kita yang akan ikut audisi di Surabaya” tutur Yanis.

Menanggapi dukungan dari Pemda Aceh Barat, Ketua Pengprov PBSI Aceh Nahrawi Noerdin mengaku senang dan menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati dan KONI Aceh Barat atas dukungan yang diberikan. “Inilah bentuk sinergi yang harus kita bangun bersama untuk memajukan prestasi olahraga di Aceh. Kita semua berharap dukungan serupa juga diberikan kepada atlet oleh Pemda dan KONI di semua kabupaten/kota di Aceh,” sebutnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This